Keterbukaan Informasi: Tangsel Tertinggi, Cilegon Terendah

SERANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten memberikan penganugerahan kepada badan publik hasil monitoring dan evaluasi dalam implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Dari delapan kabupaten/kota di Banten, Kota Tangerang Selatan menduduki peringkat pertama sebagai badan publik dengan nilai 96,88 dan kualifikasi informatif. Disusul Kota Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Tangerang. Sedangkan Kota Cilegon menduduki posisi buncit dengan nilai 60,34 dan kualifikasi cukup informatif.

Ketua KI Provinsi Banten Hilman mengatakan, secara kualitas, keterbukaan informasi publik di Banten semakin meningkat.

“Itu terlihat dari semakin banyaknya badan publik dengan kualifikasi informatif. Ada enam,” ujar Hilman di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kamis (7/11).

Selain ke badan publik, KI juga memberikan anugerah kepada OPD di lingkup Pemprov Banten. Posisi pertama diraih Bappeda dengan nilai 94,95, disusul Diskominfo SP, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ketiga OPD itu meraih kualifikasi informatif. Dari 43 OPD yang ada, hanya 10 yang mendapatkan anugerah. Selain tiga OPD tersebut, tujuh OPD lainnya yakni DP3AKB, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Biro Pemerintahan, Biro Administrasi Pembangunan, Dinas Kesehatan, Badan Penghubung Daerah, dan Dinas Pertanian.

Kemudian, ada juga kategori instansi vertikal/lembaga struktural di Banten, yakni Bawaslu, KPU, BPS, Kanwil Dirjen Kekayaan Negara, dan Kanwil Kemenag Banten. Selain itu, tiga BUMD di Banten yang cukup informatif yaitu PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, dan PDAM Tirta Multatuli Kabupaten Lebak. (Rostina)