Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning.

SERANG – Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengaku akan ikut penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang dibuka PDIP Provinsi Banten. Namun politisi PDIP tidak menyebutkan rencana mengambil formulir dan mendaftarkannya.

“Iya, tapi nanti. Kan masih lama. Buat kader tidak ada batasan,” kata Asep di kantor DPD PDIP Provinsi Banten, Cikulur, Kota Serang, Rabu (9/3/2016).

Asep juga siap melepaskan jabatannya sebagai ketua DPRD jika dipercaya partai sebagai calon. “Saya siap, kalau saya daftar saya mengundurkan diri sebagai Ketua DPRD,” kata Asep.

Menanggalkan jabatan bagi Asep adalah risiko berpolitik.  “Belum pasti menang juga saya mundur. Itu risiko dalam politik, harus dipilih,” kata Asep.

Asep Rahmatullah
Asep Rahmatullah

Di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan, DPP mempersilhkan kepada para kader untuk mendaftar. “Silakan saja. Siapapun boleh mendaftar. Tapi kan nanti dikaji lagi oleh pusat. Saya juga kebagian untuk menyeleksi calon kepala daerah,” kata Ribka.

Masih menurut Ribka, yang terpenting sosok yang aklan dicalonkan oleh PDIP adalah orang yang memahami ideologi PDIP. “Makanya harus ikut sekolah politik kita dulu,” jelas Ribka.

PDIP di Banten membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilgub Banten 2017. Poltisi yang sudah mengambil formulir dan mendaftar yaitu Tb Haerul Jaman (Walikota Serang, politisi Partai Golkar) melalui PDIP Kabupaten Serang dan Andika Hazrumy (anggota DPR RI, politisi Partai Golkar) melalui PDIP Banten. Sementara yang baru mengambil formulir yaitu Rano Karno (politisi PDIP, Gubernur Banten) dan Mulyadi Jayabaya (mantan Bupati Lebak, Ketua Umum Kadin Banten), Ahmad Taufik Nuriman (mantan Bupati Serang), Laksamana Eden Gunawan (Kepala BIN Maluku Utara), dan M Zulkarnain (mantan Kapolda Banten). (Bayu)