Ketua DPRD Banten Tanggung Kebutuhan Hidup Lansia Berusia 110 Tahun di Kota Serang

0
68

SERANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengaku akan menanggung kebutuhan hidup Wati (110), wanita lansia yang hidup sebatang kara di gubuk reot pinggir rel kereta api, lingkungan Sumur Pecung, Kota Serang. Hal tersebut diungkapkan Asep Rahmatullah saat mengunjungi kediaman Wati sore tadi.

Asep menjelaskan, berdasarkan keterangan Wati, dirinya pernah mengasuh Megawati Soekarnoputri saat masih kecil di istana negara. Wati mengasuh perempuan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partau Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) selama satu tahun.

Secara pribadi, Asep mengaku percaya atas cerita yang dituturkan Wati meski belum terkonfirmasi keabsahan ceritanya. Namun terlepas dari itu, keputusan Asep menanggung kebutuhan hidup Wati karena merasa peduli.

“Beliau kan tinggal sendiri, sudah tua juga, kasihan,” kata Asep.

Asep pun menyewakan kamar kontrakan untuk Wati tinggal. Keputusan itu karena kondisi rumah Wati yang berdiri diatas lahan milik perusahan Kereta Api Indonesia (KAI) sangat tidak layak.

“Pakai program rutilahu juga kan gak bisa gak ada tanahnya,” kata Asep.

Sementara itu, Wati yang ditemui di lokasi mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Ketua DPD PDIP Banten tersebut. “Alhamdulillah, seneng,” kata Wati terbata-bata.

Wati sendiri mengaku sebenarnya ingin mendapatkan bantuan perbaikan atap rumahnya saja. Wati mengaku ingin tetap tinggal di rumah yang telah lama ditinggalinya tersebut. Namun, apa yang telah diberikan Asep menurutnya sudah cukup membantu.

Kepada awak media Wati pun tidak segan menceritakan penggalan kisah hidupnya di istana. Menurutnya, Wati saat ini ikut dengan bapaknya, Amsar yang bekerja sebagai tukang sapu di istana.

Wati mengaku kerap bermain dengan Megawati saat kecil. Bahkan Wati pun mengaku kenal dengan anak-anak Presiden Soekarno lainnya. (Bayu Mulyana/coffeamdchococake@gmail.com)