Ketua DPRD Kota Serang Milik Gerindra

Ilustrasi
Ilustrasi

SERANG – Hasil Pemilu 2019 untuk DPRD Kota Serang masih menunggu keputusan resmi KPU. Namun, perolehan kursi di dewan ibukota provinsi ini sudah diketahui publik. Hasilnya empat partai yakni Gerindra, Partai Golkar, PKS, dan NasDem bakal mendapat jatah pimpinan dengan jumlah perolehan kursinya.

Dari jatah 45 kursi DPRD Kota Serang, Gerindra dan Golkar sama-sama berhasil meraih tujuh kursi. Namun, Gerindra tetap bertengger sebagai juara. Partai besutan Prabowo Subianto ini berhasil mendulang sebanyak 61.125 suara. Sedangkan Golkar yang pada 2014 sebagai pemenang, harus turun tahta menjadi runner-up dengan raihan sebanyak 52.252 suara.

NasDem menyusul sebagai parpol ketiga yang mendapat kursi terbanyak. Partai besutan Surya Paloh ini berhasil mengirimkan enam kadernya duduk sebagai wakil rakyat. Di peringkat keempat, ada PKS yang mengirimkam lima kadernya.

Komposisi tersebut, mengubah secara drastis peta politik hasil Pemilu 2014. Jabatan Ketua Dewan yang selama ini dijabat kader Golkar harus bertukar posisi dengan Gerindra yang saat ini hanya mendapat jatah wakil pimpinan. Saat ini, DPRD Kota Serang dipimpin Namin (kader Golkar).

Sementara, PDIP dan Demokrat yang pada Pemilu 2019 hanya mendapatkan empat kursi harus merelakan jatah pimpinannya kepada NasDem dan PKS. PDIP harus kehilangan jatah kursi pimpinan dewan lantaran dua suaranya tidak berhasil dipertahankan.

Dari empat partai yang mendapat kursi pimpinan ini, berhasil menempatkan ketua-ketua partai di tingkat Kota Serang sebagai caleg terpilih di Pemilu 2019. Mereka adalah, Budi Rustandi (Gerindra) yang terpilih di dapil Kasemen, Ratu Ria Maryana (Golkar) yang terpilih di dapil Serang 2. Lalu, Roni Alfanto (NasDem) yang terpilih di dapil Serang 1, dan Hasan Basri (PKS) yang terpilih di dapil Serang 1.

Ketua DPC Gerindra Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, awalnya menargetkan delapan kursi di Kota Serang. Namun, pihaknya bersyukur dapat menjadi parpol pemenang di tingkat kota. “Ini tidak lepas dari kekompokan semua caleg, tim dan kita diuntungkan dengan sosok Pak Prabowo,” ujarnya kepada Radar Banten, Minggu (12/5).

Budi mengatakan, masih menyelesaikan tahapan pasca penghitungan. Namun, ia tidak menepis jika dirinya kemungkinan besar akan dipasok sebagai Ketua DPRD Kota Serang. “Rekom DPC ke saya, tapi keputusannya tetap di DPD. Dan saat ini kita masih mengumpulkan semua rekap se-Banten. Jadi masih panjang,” cetusnya.

Terpisah, Ketua DPD NasDem Roni Alfanto mengatakan, masih menunggu keputusan resmi dari KPU RI pada 22 Mei 2019. “Setelah itu baru kita rapat di DPD untuk merekomendasikan nama-nama yang kita kirim sebagai pimpinan dewan, fraksi, dan komisi,” katanya.

Menurutnya, keputusannya ada pada DPP. Pihaknya hanya mengusulkan melalui DPW. “Kalau kriteria siapa yang jadi pimpinan, tentu yang memahami fungsi kelembagaan dewan dan punya pengalaman,” kata Roni.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Serang Hasan Basri mengatakan, pihaknya belum menentukan siapa yang akan dijadikan sebagai pimpinan dewan. “Biasanya jelang pelantikan dan lima-limanya yang terpilih berpotensi,” katanya.

Kata dia, PKS biasanya memiliki tradisi distribusi tugas. Tidak selalu ketua partai yang ditunjuk sebagai pimpinan dewan. Masing-masing punya peran sesuai dengan amanah partai. “Mungkin saja atas dasar pengalaman atau secara politis punya peran yang strategis. Biasanya DPW akan pertimbangkan itu semua,” kayanya. (ken/alt/ags)