Ketua GP Ansor Sebut Perselisihan Dua Anggota Dewan Sebagai Insiden Memalukan

Sholeh Syafei

CILEGON – Perseteruan yang terjadi antara dua anggota DPRD Kota Cilegon, Yusuf Amin dari Fraksi PDIP dan Hasbudin dari Fraksi PAN kini tengah menjadi sorotan masyarakat, khususnya warga Cilegon.

Sebagian warga menilai kasus yang berujung adanya pemukulan itu merupakan insiden yang memalukan dan menunjukkan belum adanya kedewasaan dari sosok wakil rakyat.

Ketua GP Ansor Kota Cilegon Sholeh Syafei menilai bahwa perselisihan dua anggota dewan itu sudah mencoreng nama baik institusi DPRD sebagai lembaga terhormat. Bukan hanya itu saja, perilaku buruk dua anggota dewan itu juga merusak citra Kota Cilegon sebagai Kota Santri.

“Untuk itu kami minta insiden yang memalukan ini harus ditindaklanjuti dengan serius oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cilegon. Anggota dewan yang merusak citra dan kehormatan lembaga harus diberi sanksi tegas,” ujarnya, Jumat (2/3).

Sholeh mendesak kepada pihak Polres Cilegon sebagai penerima laporan aduan agar bisa memproses insiden ini dengan tegas tanpa ditutup-tutupi, agar masyarakat dapat menilai terhadap anggota dewan yang bekerja dengan baik dan anggota dewan yang berkinerja buruk.

“Kejadian ini semoga mampu membuka mata masyarakat, bahwa hal ini adalah salah satu pelajaran politik bagi masyarakat Kota Cilegon. Sebab di tahun politik ini, apakah sudah benar pilihan kita terhadap wakil rakyat yang kita pilih kemarin?,” katanya.

Namun demikian, Sholeh pun tak menampik masih banyak sejumlah anggota DPRD Kota Cilegon yang punya integritas tinggi dan berkinerja baik. “Akan lebih baik jika anggota dewan fokus pada tugas utamanya sebagai legislator. Tidak sedikit PR legislasi yang masih belum rampung dan mesti secepatnya diselesaikan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, wajah Yusuf Amin memar. Diduga karena dipukul oleh Hasbudin yang juga merupakan anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PAN. Perkelahian kedua anggota dewan tersebut berlangsung di sekitar Hotel Grand Mangku Putra, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber sekira pukul 10.00 WIB Kamis 1 Maret kemarin. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)