Ketua MPR-RI: Harga Persaudaraan Semakin Mahal

0
621 views

SERANG – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) Zulkifli Hasan menyatakan negara mempunyai peran untuk mewujudkan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila itu falsafah yang harus menjadi pandangan hidup semua warga negara apalagi pejabat negara.

“71 tahun sudah merdeka. Yang harus diperjuangkan dengan keras, mulai memudarnya persaudaraan kebangsaan. Contohnya banyak isu perpecahan di wilayah Indonesia saat ini. Dan ini tanggung jawab kita semua sebagai warga negara untuk memperkuat lagi persatuan dan kesatuan NKRI,” ujarnya saat mengisi materi di hadapan para peserta seminar, di gedung auditorium Untirta, Selasa (28/2).

Zulkifli menjelaskan, saat ini obsesi para pejabat negara cenderung pudar dari pemahaman empat pilar kebangsaan. “Seperti gubernur bisa menjadi raja sehingga bisa mengatur dan bagi-bagi kekuasaan, kemudian bagi-bagi tanah dan itu jauh dari nilai Pancasila. Untuk itu empat pilar kebangsaan ini harus diperkuat lagi dan dipahami betul oleh para pemegang kebijakan,” katanya.

“Nilai yang kita laksanakan menjadi arah pembangun bangsa. Kalau kita tidak bersatu dan berdaulat mana mungkin kita bisa berlaku adil. Contoh Indonesia kurang berdaulat di antaranya gula kita impor. Garam, BBM kita impor. Kalau tidak berdaulat pasti ada yang kaya dan miskin,” ucapnya.

Hadir dalam acara tersebut, anggota DPR RI Dapil Banten Yandri Susanto, Danrem 064/MY Kolonel Czi Ito Hediarto, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin. (Ade F)