Kinerja DPKPTB Masih Jadi Sorotan

SERANG – Kinerja Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang masih jadi sorotan. Hal itu lantaran serapan anggaran DPKPTB tahun 2019 paling rendah dibanding organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Hal itu terungkap pada acara rapat dinas Pemerintah Kabupaten Serang di aula TB Suwandi di Pemkab Serang, Senin (16/12). Turut hadir Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri, Inspektur Pemkab Serang Rahmat Jaya, Asda 1, 2, dan 3, serta para kepala dinas, kepala bidang, dan camat.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang tutup tahun. Per 4 Desember 2019, ada beberapa OPD yang melakukan serapan anggaran mulai dari yang tertinggi dan ada juga paling terkecil. Yang tertinggi, yakni Dinas Sosial 91,66 persen.

“Sedangkan serapan anggaran terendah, yakni Dinas Perkim (menyebut DPKPTB-red) baru mencapai 48,99 persen,” kata Pandji saat membuka acara.

Dijelaskan Pandji, serapan anggaran secara total termasuk target penerimaan dan belanja belum total 100 persen. Memasuki triwulan keempat, total realisasi pendapat daerah baru mencapai Rp2,77 trilun atau 89,9 persen dari target Rp3,1 triliun.

“Jadi masih ada 11 persen lebih dari total pendapatan,” ujarnya.

Kemudian, kata Pandji, total realisasi belanja baru mencapai Rp2,42 triliun atau 70,61 persen dari total belanja Rp3,42 triliun. Dengan evaluasi tersebut, Pandji mengimbau kepada seluruh OPD agar bergegas menyelesaikan pekerjaan yang belum tergarap.

“Masih ada sisa waktu sembilan hari sampai tanggal 25 Desember, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” katanya.

Menanggapi itu, Kepala DPKPTB Kabupaten Serang Irawan Noor menjelaskan, alasan serapan anggaran DPKPTB rendah lantaran ada sejumlah proyek yang proses pembangunan masih terkendala pengadaaan lahan dan teknis yang baru bisa dilaksanakan pada 2020.

“Jadi sebenarnya ini kendala teknis, pada 2020 baru dilaksanakan, tapi secara keseluruhan kami juga berkinerja maksimal,” ujarnya.

Sekda Kabupaten Serang TB Entus Mahmud menambahkan, kinerja OPD dan camat di 2019 mendapat kategori memuaskan. Hal itu dilihat dari beberapa kriteria penilaian dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Tapi, kita akan terus berusaha meningkatkan kinerja terbaik untuk warga Kabupaten Serang,” pungkasnya. (mg06/zee/ira)