Francesca Eleonora Versace bersama karyanya yang terinspirasi oleh arsitektur kuno Italia. Foto : AFP

Nama Versace sudah lekat sebagai salah satu icon fashion dunia yang mewah dan berkualitas. Meski tak dapat dipungkiri, posisinya sudah mulai tergeser oleh kehadiran brand-brand lain. Kini, setelah era Gianni Versace, sang pendiri yang meninggal secara tragis karena dibunuh penggemarnya, bakal dilanjutkan oleh keponakannya, Francesca Eleonora Versace.

Memang, setelah terbunuh pada 1997 silam, posisi Gianni sebagai owner dan direktur kreatif digantikan oleh saudara perempuannya Donatella. Namun, banyak kalangan yang memandang bahwa selera Donatella berbeda jauh dibanding sang kakak.

Nah, kehadiran Francesca dengan labelnya f.e.v, diharapkan mampu mengangkat kembali kejayaan brand yang lahir di Italia tersebut. Terbaru Francesca ikut tampil memamerkan lini tas kreasinya dalam salah satu gelaran pekan fashion di Perancis. Putri dari Santo Versace itu mendapat banyak apresiasi positif atas karya-karyanya yang banyak terinspirasi oleh arsitektur kuno di Italia.

”Saya ingin mengkreasikan sesuatu yang memadukan unsur klasik dan semangat muda nan modern. Sehingga bisa dipakai dimana saja,” katanya seperti dikutip NY Times.

Harga clutch bag rancangan Francesca cukup variatif. Mulai dari 350 – 1100 euro. ”Hampir seluruh koleksi saya mengusung gaya 1970-an yang glamor dan tetap bernuansa Italia,” jelas dia.

Setelah sukses mendapat apresiasi positif, perempuan yang berdomisili di London namun memproduksi tas di Florence, Italia itu berencana akan mulai ekspansi ke negara lain. Apakah Indonesia termasuk? Kita tunggu saja. (pda/jpnn)