KNKT Investigasi Tabrakan Kapal di Merak

0
496 views
Tim investigasi dari KNKT di Pelabuhan Merak, Selasa (23/4).

CILEGON – Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi penyebab terjadinya tabrakan KMP Windu Karda Dwitya (KWD) dengan KMP Virgo 18 di perairan Merak, Senin (22/4) lalu.

Tim investigasi dari KNKT mendatangi lokasi kejadian tabrakan yang menelan korban luka dan satu tenggelam, Selasa (23/4).

Didampingi, Balai Transportasi Darat (BPTD) Banten dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, tim investigator meninjau langsung kondisi perairan yang tak jauh dari Dermaga VII Pelabuhan Merak.

Investigator KNKT Kapten Rudi Yulianto menjelaskan, investigasi itu untuk mengetahui faktor penyebab tabrakan. Informasi sementara, pada saat kejadian dua kapal itu berada di alur yang sama.

Meski keduanya berada di alur yang sama, menurut Rudi KNKT, tetap belum bisa memberikan kesimpulan apakah kecelakaan itu terjadi karena human error, tidak adanya koordinasi, atau karena faktor lain. “Kita soroti safety factor-nya, dari teknis maupun non-teknis, hasilnya seperti apa sejauh ini belum dapat kita simpulkan,” ujar Rudi kepada wartawan, Selasa (23/4).

Karena dalam waktu dekat akan memasuki Ramadan dan arus mudik Lebaran, proses investasi akan dilakukan cepat. Sebelum arus mudik dimulai, hasil investigasi sudah bisa diketahui.

“Rekomendasi segera kami keluarkan, seperti apa supaya angkutan lebaran berjalan normal seperti yang diharapkan. Saya belum berani mengatakan ini layak laut atau tidak untuk melayani Lebaran, bukan kapasitas kami,” ujarnya.

Kecelakaan laut terjadi di perairan Merak, Kota Cilegon, Senin (22/4) sore. Kapal Motor Penumpang (KMP) Windu Karsa Dwitya dan KMP Virgo 18 bertabrakan. Selain mengakibatkan kerusakan pada, kecelakaan itu juga menyebabkan satu anak buah kapal (ABK) KMP Windu Karsa Dwitya jatuh ke laut dan hilang. (Bayu Mulyana)