Koalisi PKS-Berkarya Menguat di Pilkada Kota Cilegon

CILEGON – Koalisi antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Berkarya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020 diperkirakan bakal menguat. Setelah adanya pertemuan di tataran pusat, di tataran pengurus Provinsi Banten komunikasi antar dua partai tersebut semakin intens dilakukan.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Banten Sanuji Pentamarta menjelaskan, khusus Kota Cilegon, pihaknya sedang menguatkan bangunan koalisi antar-partai besutan Hutomo Mandala Putra tersebut. Meski seperti itu, lanjut Sanuji, pihaknya pun membuka ruang komunikasi dengan partai-partai lain yang ada di Kota Cilegon.

“Dengan siapa saja saya komunikasi, yang mau ketemu siapa saja kita ketemu. Bedanya, dengan Bekarya koalisisnya lebih maju, karena sudah ada pembicaraan di tataran pusat, tapi saya masih membuka komunikasi dengan partai-partai lain,” papar Sanuji kepada Radar Banten, Kamis (12/12).

Dilanjutkan Sanuji, sampai saat ini PKS masih belum memberikan keputusan final terkait bentuk koalisi serta tokoh yang akan diusung pada pilkada nanti. Namun, terkait tokoh, PKS menginginkan kader internal yang akan maju.

Di Cilegon, nama Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun dinilai cukup kuat untuk bersaing pada pilakda nanti. “Tapi itu (Uyun) baru usulan, belum final, kalau finalnya nanti setelah keluar SK,” ujar Sanuji.

Menurut Sanuji, saat ini PKS memilih lebih fokus pada pembentukan partai koalisi yang akan menjadi kendaraan dalam mengusung kader internal partai. “Perahunya dulu kita beresin, perahu fiks baru akan disodorkan,” tegas Sanuji.

PKS, kata Sanuji, menargetkan bisa memenangkan pilkada di empat daerah di Banten. Dia pun optimistis bila merujuk pada hasil Pemilu 2019 di Tangsel, Cilegon, Kabupaten Serang, dan Pandeglang. “Hasilnya sangat menggembirakan, meskipun PKS tidak bisa mengusung calon sendiri sehingga harus membangun koalisi untuk mengusung kader di Pilkada 2020,” ujarnya.

Sementara itu, Nurrotul Uyun masih enggan menyikapi sikap DPW PKS yang bakal mengusungnya. Legislator asal Kecamatan Citangkil dan Ciwandan itu mengaku masih fokus menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon. “Partai mempunyai mekanisme, kita ikuti saja apa yang menjadi mekanisme berlangsung di partai saya,” ujar Uyun.

Lagi pula, kata Uyun, dirinya belum mendapatkan informasi secara resmi dari DPW PKS Banten terkait kemungkinan namanya yang diusung pada pilkada nanti. “Tapi sebagai kader kan harus loyal ke partai, harus mengikuti arahan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian juga enggan berkomentar terlalu jauh soal komunikasi antara partai yang dipimpinnya dengan PKS. “Kami mengucapkan terima kasih karena kita tahu Berkarya tidak bisa mengusung sendiri, harus bekerja sama dengan partai lainnya, termasuk PKS. Mudah-mudahan ada satu kesamaan visi-misi,” kata Helldy.

Ia melanjutkan, meski kans koalisi dengan Partai PKS semakin menguat, namun Partai Berkarya masih sangat terbuka untuk bergabung dengan partai lain. (bam/ibm/ags)