Komentar Disnakertrans Banten Setelah Dibantah PT Nikomas

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Mashuri
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Mashuri

SERANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Mashuri tidak berkomentar banyak saat dikonfirmasi oleh awak media terkait bantahan dari manajemen PT Nikomas terkait pengajuan pailit kepada pengadilan seperti yang diungkapkan Mashuri sebelumnya.

Dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Mashuri hanya mengaku ada miskomunikasi dalam persoalan tersebut. “Yang terpenting ini menjadi warning bagi kita (Pemprov Banten), karena persoalan PHK itu sangat serius,” kata Mashuri, Rabu (20/2/2016).

Menurut Mashuri, persoalan PHK menjadi serius karena bukan hanya persoalan satu orang, tapi banyak orang. “Yang saya maksud juga tadinya (saat wawancara dengan media) dari perusahaan Panasonic, Jabatek, dan Toshiba yang pailit ratusan terkena PHK apalagi kalau perusahaan padat karya seperti Nikomas yang pailit, bahaya,” kilahnya kepada awak media.

Mashuri pun mengaku mendapatkan teguran atas pernyataannya yang kontroversial tersebut. “Saya pun sudah ditegur oleh pimpinan, tapi ya sudah,” ujarnya.

Untuk diketahui, kemarin, Mashuri mengatakan, sejumlah perusahaan diprediksi akan menyusul perusahaan Panasonic, Toshiba dan Jabatek yang telah dinyatakan bangkrut atau failed oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Dan perusahaan-perusahaan tersebut telah mengajukan failed kepada PHI.

“Informasinya yang juga sudah mengajukan failed ke pengadilan yaitu, Nikomas, Toto, dana beberapa berusahaan lain. Mereka akan failed. Yang mengajukan failed ke pengadilan didalaminya sekitar puluhan ribu karyawan. Yang mengajukan perusahaan rata-rata berbahan tekstil,” kata Mashuri kemarin. (Bayu)