SERANG – Pihak manajemen Hotel Solid dicecar pertanyaan oleh anggota Komisi I DPRD Kota Serang, di ruang Komisi I DPRD Kota Serang, Kamis (5/2/2015). Pertanyaan yang disampaikan terkait persoalan meninggalnya dua ABG yang diduga akibat mengkonsumsi miras oplosan di hotel tersebut.

Pantauan radarbanten.com, pertemuan antara kedua belah pihak dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Tampak para anggota Komisi I ini memberikan pertanyaan dan pernyataan dari mulai kronologis kejadian meninggalnya dua ABG, sampai dengan proses perizinan pendirian hotel dan fasilitasnya.

Ketua Komisi I DPRD Kota Serang Suradi mengatakan, pihaknya memanggil pihak pengusaha dalam rangka mempertanyakan izin usaha yang diterima pihak Hotel Solid. “Saya ingin kejadian lalu (meninggalnya Afifah dan Atifah-red) tidak terulang lagi di Kota Serang,” katanya di sela-sela pertemuan.

Hal senada diungkapkan anggota lainnya, Inu Aminudin. Ia menjelaskan kepada pihak pengelola, pihaknya melakukan pemanggilan karena melakukan fungsinya sebagai pengawas. “Kami ini pengawas, terkait dengan ini pihak pemerintah yang teknisnya diatur sama BPTPM,” kata Inu, sambil terus mencecar pihak pengelola hotel dengan sejumlah pertanyaan. (Fauzan Dardiri)