Komisi II Ancam Ganti Pengelola, Bila Tidak Mampu Menata Pasar Induk Rau

Pasar Induk Rau
Suasana relokasi PKL Pasar Rau, kemarin. (Foto: Fauzan Dardiri)

SERANG – Komisi II DPRD Kota Serang ancam rekomendasikan ganti pengelola Pasar Induk Rau (PIR), bila tidak mampu mempertahankan relokasi pedagang kaki lima (PKL) dan perbaiki infrastruktur.

Brandingnya kumuh, semrawut dan tidak terurus. Infrastruktur jalan masih hancur, kami melihatnya seperti siklus lingkaran setan. Artinya kalau memang pengembang sudah tidak mampu menjalankan dan mengatur Pasar Rau maka mundur saja,” ungkap Anggota Komisi II, Tubagus Ridwan Akhmad kepada wartawan, Selasa (12/1/2016).

Ridwan menjelaskan, mengenai relokasi PKL, pihaknya melihat pengelola pasar berani dan tegas, tapi jangan setengah hati. Tidak boleh ada yang kembali ke bawah. Pihaknya menginginkan relokasi ini tidak seperti benang kusut seperti dulu, sudah direlokasi malahan balik lagi.

“Selama ini kami melihat hanya formalitas karena aspek pengawasan yang lemah. Ini harus disikapi oleh pemkot. Komisi II sudah menjadwalkan untuk memanggil Disdagperinkop, tujuannya ini bagian fungsi pengawasan sebagai tugas legislatif,” katanya.

Senada dikatakan Ridwan, Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Furtasan Ali Yusuf mengatakan, Pemkot Serang dan Pengelola PIR harus memperbaiki fasilitas yang ada.

“Pemkot harus tegas, jangan hanya anget-anget tai ayam, seperti menempatkan petugas selama 24 jam disana. Ini kan anggaran baru yang digunakan, kami menginginkan full (maksimal) penataan ini,” katanya.

Selain itu, pihaknya meminta setelah relokasi berjalan, harus ada penyuluhan dan pembinaan PKL agar memahami dan menjaga ketertiban supaya tidak kembali lagi. (Fauzan Dardiri)