Komitmen Tidak Melakukan Tiga Ojo

Pegawai dan peserta BP Jamsostek Cabang Tangerang Cikupa pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (11/12).

TANGERANG – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Tangerang Cikupa Maulana Zulfikar menyatakan komitmennya untuk tidak tergiur dengan kegiatan yang berkaitan dengan praktik korupsi, kolusi juga nepotisme (KKN).

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan imbauan Dirut (Agus Susanto) untuk tidak melakukan tiga ojo yaitu ojo kolusi, ojo korupsi, ojo ngapusi,” ungkap Maulana yang ikut memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), Rabu (11/12), di kantornya.

Harkodia melibatkan peserta dan karyawan dengan menuliskan surat reaksi antikorupsi yang ditujukan kepada KPK dan institusi terkait. Sebagai bentuk dukungan penolakan terhadap korupsi juga dilakukan penandatanganan pada dinding antikorupsi yang disediakan kantor BP Jamsostek Tangerang Cikupa.

“Kami sangat mendukung jalannya kegiatan ini, terlebih ini merupakan kegiatan positif yang dalam setiap saat harus sama-sama kita ingatkan. Karena kalau kita berbuat korupsi, termasuk di dalamnya kita sebagai salah satu institusi yang lebih banyak memberi pelayanan kepada masyarakat, bila melakukan hal itu jelas akan merugikan banyak pihak,” tutur Maulana dalam siaran pers.

Maulana mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, pihaknya berkomitmen terus membenahi segala sistem dan bentuk pelayananan yang diberikan kepada peserta.

Dia memastikan sistem pelayanan yang telah lama dibangun ini selain bagian dari upaya dalam pemberantas kebiasaan kolusi, juga merupakan sistem pelayanan yang lebih transparansi. Dalam hal pencairan klaim, para karyawan diwajibkan mencairkan klaim peserta sesuai ketentuan. “Klaim fiktif tidak boleh. Dana klaim juga dibayarkan melalui rekening dan tidak boleh tunai. Ini untuk menghindari tindakan yang dilarang tadi,” ungkap Maulana.

Masih pada peringatan Hakordia, BP Jamsostek Tangerang Cikupa juga memberikan suvenir berupa tumbler kepada peserta yang meng-upload foto dukungan terhadap Hakordia di media sosial. (aas)