Komplotan Kejahatan Modus Gembos Ban Diamankan Polres Lebak

0
192

LEBAK – Sebanyak tiga orang komplotan kejahatan gembos ban diamankan tim reserse mobil (Resmob) Polres Lebak di Jalan Raya Pandeglang di Sampay, Kecamatan Warunggunung pada Senin (30/3). Ketiga pelaku bersama dua orang lainnya yang kini jadi DPO berupaya melakukan percobaan pencurian terhadap korban yang baru mengambil uang di bank sebesar Rp100.450.000.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, Mochamad Hazrony mengambil uang di BRI Cabang Rangkasbitung. Tersangka Asep Didafirmansyah memantau korban di dalam bank dan melihat korban sedang mengambil uang dalam jumlah yang besar. Setelah korban keluar, Asep memberi tahu rekannya Wily Septianus yang stand by di parkiran. Selanjutnya, Asep memberi tahu tersangka Hasan (DPO), Reno Fernando, dan Dian (DPO) yang menjadi eksekutor dan menunggu di jalan raya. Ketika korban keluar bank BRI dengan mengendarai Daihatsu Terios warna merah, ketiga eksekutor langsung membuntuti calon korbannya tersebut.

Di Jalan Raya Leuwidamar tepatnya di Aweh, tersangka Hasan melemparkan paku yang telah disiapkan agar ban mobil bocor. Korban tetap jalan dan berhenti di depan Terminal Aweh untuk memeriksa ban kendaraannya. Karena tidak ada kesempatan untuk merampas uang korban, para pelaku kemudian pergi ke arah Pandeglang dan berencana melakukan aksi kejahatan gembos ban di sana. Karena hujan, tiga tersangka berteduh di Sampay dan saat itu langsung ditangkap Resmob Polres Lebak yang sudah membuntuti tersangka sejak dari Aweh, Kecamatan Kalanganyar.

Kasatreskrim Polres Lebak IPTU David Adhi Kusuma menyatakan, tim Resmob dan Jatanras Polres Lebak sedang melakukan undercover di titik rawan terkait adanya virus Covid-19 dan antisipasi kejadian C3 (curat, curanmor, curas). Anggota resmob dan jatanras melaksanakan patroli sekitar kota Rangkasbitung dan mencurigai sesorang di bank BRI Kanca Rangkasbitung dengan gerak gerik mencurigakan.

“Tersangka dipantau dan diamati. Setelah itu, mereka mengikuti mobil korban sampai ke Aweh dan melemparkan paku untuk menggembosi mobil korban. Karena korban berhenti di tempat keramaian, tersangka kemudian ke BNI dan Bank Mandiri. Diduga tidak menemukan sasaran lagi, mereka pergi ke arah Pandeglang,” kata David melalui rilis yang dikirim kepada wartawan, kemarin.

Tersangka berteduh di Sampay, Kecamatan Warunggunung. Tim resmob dan jatanras langsung mengamankan tersangka dan menginterogasinya. Mereka mengakui akan melakukan pencurian terhadap korban yang baru keluar mengambil uang di bank BRI.

“Tersangka terancam hukuman maksimal enam tahun penjara, karena melanggar Pasal 363 KUH Pidana Tentang Pencurian Dengan Pemberatan,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari para tersangka, satu unit Suzuki Satria F dengan nomor polisi (Nopol) A 6310 WN, Honda Versa dengan nopol A 3427 TK, dan Yamaha Mio J dengan nopol A 6310 WN. Sedangkan peralatan tersangka, yakni dua buah tas hitam, 11 buah bahan payung untuk ranjau, satu buah gurinda, dan satu buah colokan listrik.(Mastur)