Komplotan Perampok Toko Sembako Ditangkap di Lebak

Ilustrasi.

LEBAK – Komplotan perampok toko sembako dan minimarket ditangkap warga di Kampung Nangklak, Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, pada Minggu (29/9) sekira pukul 01.30 WIB. Tiga pelaku diduga telah melakukan aksi perampokan di puluhan tempat di Banten dan Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, tiga pelaku perampokan melancarkan aksinya pada Minggu dini hari. Sekira pukul 01.30 WIB, anak pemilik toko bangun karena  mendengar suara mencurigakan dari dalam warung. Setelah dicek, dia melihat tiga orang sedang menguras warungnya dan langsung dimasukkan ke dalam satu unit mobil Daihatsu Terios berwarna putih.

Seketika, korban berteriak maling dan membuat para pelaku panik. Mereka langsung lari dengan cara berpencar dan meninggalkan mobil serta barang curian di depan toko. Salah seorang pelaku berinisial RD berhasil diamankan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan dua orang lainnya juga berhasil ditangkap warga tidak lama setelah kejadian.

Polisi yang datang ke TKP langsung mengamankan para pelaku ke Mapolsek Warunggunung bersama barang bukti. Bahkan, pihak kepolisian telah memeriksa saksi korban dan pelaku untuk pengembangan kasus perampokan toko sembako dan minimarket di Lebak dan Banten.

Dayat, Kepala Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, membenarkan, telah terjadi perampokan toko sembako di wilayahnya. Toko tersebut dikontrak warga Medan sudah cukup lama. Para pelaku, kata dia, berhasil diamankan masyarakat di Kampung Nangklak. Awalnya warga berhasil mengamankan satu orang. Tapi tidak lama kemudian, dua pelaku yang kabur dapat ditangkap. Karena, setelah mendengar teriakan maling dari korban, warga sekitar langsung berhamburan keluar rumah untuk mengejar para pelaku perampokan.

“Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan mobil Daihatsu Terios berwarna putih. Mobil tersebut ikut diamankan ke Mapolsek Warunggunung,” paparnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Lebak Ajun Komisaris Polisi (AKP) Oka Nurmulia Hayatman mengatakan, ketiga pelaku merupakan komplotan perampok spesialis minimarket dan toko sembako. Dari hasil penyelidikan sementara, ketiganya telah puluhan kali beraksi di wilayah Banten dan Jawa Barat. Untuk itu, sekarang pihak kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus perampokan tersebut. “Sekarang masih kita kembangkan. Untuk otak dari perampokan RD dan telah diamankan di Polsek Warunggunung,” terangnya.

Ditanya terkait inisial dua pelaku yang menemani RD, Oka mengaku tidak hafal persis. Sekarang tim masih di lapangan untuk mengembangkan kasus tersebut, karena banyak laporan terkait perampokan toko dan minimarket yang telah masuk ke polisi. “Kita akan telusuri hingga ke jaringannya. Setelah semuanya terang benderang, kita akan ekspose. Doakan saja,” tukasnya. (Mastur)