Komunitas Wisata Berbagi Tebar Mukena ke Masjid

SERANG – Komunitas Wisata Berbagi bersama Komunitas SEFTer Banten kembali menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan lewat Program Tebar Mukena ke Masjid, Sabtu (6/5). Mukena yang merupakan donasi dari para donatur tersebut dibagikan ke seluruh masjid-masjid di Kota Serang.

Founder Wisata Berbagi Susi Kurniawati mengatakan, program Tebar Mukena ke Masjid merupakan program sosial kelima yang dilakukan Wisata Berbagi sejak didirikan pada 5 April 2016 lalu. Sesuai dengan namanya Wisata Berbagi, program yang dipilih selalu berbeda setiap pelaksanannya.

“Pada kegiatan sosial kali ini, kita pilih Tebar Mukena ke Masjid,” katanya, saat dihubungi via WhatsApp messenger.

Lebih lanjut, Susi mengungkapkan alasan dipilihnya mukena karena selama ini mukena merupakan salah satu barang wajib yang harus disediakan di setiap masjid.

“Kalau salat di masjid terkadang mukenanya kotor, bau, dan berantakan. Ini sebagai bentuk kepedulian komunitas terhadap jamaah yang sering salat di masjid. Untuk itu, komunitas berinisiatif menyalurkan mukena ke masjid-masjid, dan selain tebar mukena, komunitas juga memilah mukena yang layak dan tidak layak pakai. Untuk yang layak, kita laundry, sedangkan yang tidak layak dibuang,” katanya.

Ia menambahkan mukena yang didonasikan untuk masjid merupakan hasil pengumpulan donasi masyarakat selama 10 hari. Dari kurun waktu 10 hari tersebut, alhasil terkumpul sebanyak lebih dari 60 pasang mukena, 20 sarung, dan 3 lusin sandal jepit.

Alhamdulilah responnya bagus dari para donatur, namun tidak semua dana yang terkumpul tidak semua dibelikan mukena, tapi juga diberikan sarung, sandal, dan untuk mencuci berbagai mukena yang masih layak pakai,” ujarnya.

Namun tidak semua mukena yang terkumpul disalurkan sekaligus, mukena disalurkan secara bertahap karena berkaitan dengan waktu. Penyaluran pertama dilakukan di empat masjid yakni Masjid Al-Munawaroh Ciceri, Masjid Jamii Uswatun Hasanah Kaligandu, Masjid Jamii Baiturohman Karundang, dan Masjid Al-Magfiroh, Jalan Lingkar Curug, Kota Serang. Sementara masjid yang dipilih merupakan masjid di pinggir jalan raya dan banyak dikunjungi wisatawan atau warga dari daerah yang shalat ketika berpergian.

“Kemarin baru ke Masjid Al-Munawaroh Ciceri karena masjid tersebut merupakan masjid yang banyak digunakan mahasiswa dan mahasiswi UIN SMH Banten dan masyarakat umum yang melintas,” katanya.

Sebagai kelanjutan dari program Tebar Mukena, komunitas akan memilih dua atau tiga masjid yang akan terus dikelola untuk mencuci mukena secara berkala. “Kita akan kerja sama dengan jasa laundry tertentu agar mukena tetap terawat dan terjaga,” katanya.

Kendati demikian, kegiatan Tebar Mukena ke Masjid merupakan kegiatan kelima yang dilakukan. Sebelumnya ada pembagian makanan dan kaos untuk pedagang asongan di lampu merah Ciceri, penyerahan santunan untuk anak yatim program Tahfidz Al-Quran di Puri Anggrek, santunan anak yatim di Yayasan Al-Kahfi, Ciceri, dan Baksos untuk kaum dhuafa di Ciwaru, Kota Serang. “Semoga bisa terus berbagi manfaat untuk lingkungan sekitar,” katanya.

Untuk diketahui, komunitas Wisata Berbagi hadir sejak 5 April 2016 lalu digagas Susi Kurniawati dan Ala Dede Mulyaningsih. Dalam setiap kegiatannya berbeda dan berpindah-pindah sehingga diusahakan selalu beragam. “Sementara penamaan Wisata Berbagi yakni pergi jalan-jalan tetapi untuk berbagi kebaikan. Setidaknya kita ingin berimbang, tidak hanya pergi ke tempat wisata pada umumnya saja,” ungkapnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)