Kondektur Ditemukan Tewas di Bagasi Bus

PANDEGLANG – Safani (39), ditemukan tak bernyawa di bagasi Bus Armada Pariwisata Jaya Perkasa, Senin (24/6). Kondukter bus nopol A 7980 A itu diduga tewas lantaran kelelahan.

Sebelum ditemukan tewas, warga Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, itu berangkat dari Serang sekira pukul 06.00 WIB. Korban terlihat sehat dan sempat memesan kopi dalam perjalanan menuju Pandeglang. “Dia tidak mengeluh apa-apa, cuma tadi pas di perjalanan minta berhenti untuk membeli kopi,” ungkap sopir bus, Wanili.

Bus itu berencana menjemput rombongan anggota DPRD Pandeglang menuju Bandara Soekarno-Hattta (Soetta). Bus kemudian berhenti di sekitar SPBU Kadubanen, Kecamatan Pandeglang.

“Kami tiba pukul 07.00 di SPBU seperti biasa mempersiapkan bagasi untuk menyusun barang barang seperti tas dan koper penumpang. Posisinya duduk di bagasi, ketika dipanggil, nyatanya sudah meninggal,” kata warga Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon ini.

Peristiwa itu dilaporkan ke Mapolsek Pandeglang. Korban sempat diperiksa tim medis sebelum dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. “Setelah itu jenazah dibawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Pandeglang Komisaris Polisi (Kompol) Giyarto.

Polisi belum mengetahui penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara korban meninggal lantaran kelelahan. “Dugaan sementara akibat kelelahan,” katanya.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Pandeglang Entis Sutisna mengakui sejumlah anggota DPRD Pandeglang berencana keluar kota untuk studi banding. “Lokasinya ke mana-mana dan sesuai bidangnya masing-masing,” kata Entis tanpa memerinci. (her/nda/ags)