Kondisi Jalan Pasirgadung Memprihatinkan

Seorang warga melintasi jalan rusak di Kampung Pasirgadung, Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, kemarin.

WARUNGGUNUNG – Sejumlah warga di Kampung Pasirgadung, Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, mengeluhkan kerusakan jalan poros desa yang menghubungkan Desa Sindangsari dan Sukaraja. Mereka meminta pemerintah daerah membantu memperbaiki jalan sepanjang 800 meter yang rusak tersebut.

Pantauan Radar Banten, ruas jalan poros desa di Pasirgadung dipenuhi kubangan air sehingga mengganggu para pengguna jalan yang melintas. Pengendara sepeda motor dan warga yang melintas harus memilih jalan yang kondisinya baik. Sebagian badan jalan sudah rusak berat sehingga harus segera mendapatkan penanganan dari pemerintah daerah.

Idoh Mardotilah, warga Sindangsari mengatakan, kondisi jalan poros desa di Pasirgadung sudah lama rusak. Sampai sekarang, jalan tersebut belum ditangani pemerintah. Padahal, kerusakan jalan mengganggu masyarakat yang akan beraktivitas keluar wilayah desa.

“Masyarakat sudah menyampaikan usulan perbaikan jalan kepada pemerintah desa. Tapi, anggaran desa terbatas karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kampung yang lain,” kata Idoh kepada Radar Banten, kemarin.

Untuk itu, pembina majelis taklim di Kecamatan Warunggunung itu berharap, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak membantu pemerintah desa memperbaiki jalan rusak tersebut. Jika tahun ini jalan di Pasirgadung tidak ditangani, maka kerusakan jalan bakal bertambah parah dan masyarakat yang dirugikan. Kerusakan jalan akan membahayakan masyarakat yang tiap hari melintasi tempat tersebut.

“Saya sudah sampaikan kerusakan jalan di sini kepada anggota DPRD Lebak. Semoga, Wakil Rakyat di parlemen bisa ikut mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Sindangsari,” jelasnya.

Kepala Desa Sindangsari, Kecamatan Warunggunung, Yudi mengatakan, dana desa belum mampu mengkover perbaikan jalan di Pasirgadung. Selama ini, dana desa dialokasikan untuk pembangunan fisik jalan lingkungan di kampung lain. Karena itu, dia berharap Dinas PUPR Lebak ikut membantu perbaikan infrastruktur jalan poros desa di Pasirgadung.

“Panjang jalan yang rusak berat kurang lebih 800 meter. Jalan tersebut sudah lama tidak ditangani sehingga kondisinya berlubang dan dipenuhi kubangan air ketika musim penghujan,” ungkapnya.

Menurutnya, program pembangunan di daerah akan berjalan dengan baik jika ada sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten. Jalan poros desa yang belum tersentuh perbaikan melalui dana desa harus diprioritaskan Dinas PUPR Lebak.

Yudi berharap, tahun depan Pemkab Lebak membangun jalan di Pasirgadung sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah.

“Kasihan masyarakat Pasirgadung. Jalan yang tiap hari mereka lalui kondisinya rusak dan memprihatinkan. Kita akan usulkan kepada Dinas PUPR supaya jalan tersebut ditangani pada 2019,” katanya. (Mastur/RBG)