Kondisi Jalan Sumur-Ujungjaya Masih Buruk

Ruas Jalan Sumur-Ujungjaya tergenang di saat turun hujan, Selasa (4/12). Sudah beberapa tahun jalan tersebut kondisinya berbatu dan berlumpur.

SUMUR – Kondisi Jalan Sumur-Ujungjaya, menuju Taman Nasional Ujung Kulon, masih sangat buruk. Sepanjang 12 kilometer jalan yang menghubungkan Desa Tunggaljaya, Cigorondong, Taman Jaya, dan Desa Ujungjaya, di Kecamatan Sumur, kondisinya masih bebatuan dan berlumpur.

Warga setempat kesal dengan kondisi itu lantaran selain kerap mengakibatkan kecelakaan, juga menghambat kegiatan ekonomi masyarakat. “Kami sudah lebih dari kesal, mungkin kami juga sudah geregetan. Bagaimana desa-desa di sini bisa maju kalau jalannya saja seperti ini. Sangat sulit dilintasi,” kata koordinator Gerakan Masyarakat Ujung Kulon (GMUK) Doni Sudoni kepada Radar Banten, kemarin.

Doni berharap, Pemkab dan Pemprov Banten segera menuntaskan pembangunan infrastruktur Jalan Sumur Ujung Kulon agar perekonomian warga bisa lebih meningkat. “Kami harap Pemkab dan Pemprov konsisten melakukan percepatan pembangunan jalan ini. Sebab, jika tidak dibangun akses jalan, petani akan tetap kesulitan untuk menjual hasil bumi mereka,” katanya.

Doni menceritakan, bulan lalu dirinya bersama masyarakat dan sejumlah kepala desa sudah mendatangi pendopo Pemkab Pandeglang dan mendapatkan respons positif dari Bupati Irna Narulita. “Bahkan, Bupati berjanji akan terus mendorong percepatan pembangunan jalan ini ke Pemprov dan pemerintah pusat,” katanya.

Doni meyakini jika jalan sepanjang 23 kilometer kualitasnya bagus, selain dapat membantu wisatawan menuju TNUK, juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Saya yakin kalau jalan ini mulus, semuanya bisa akan cepat maju, termasuk perekonomian dan pendidikan,” katanya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kades Tamanjaya Sarju Wahyudin mengaku, dirinya sudah berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemprov untuk memastikan rencana pembangunan ruas Jalan Sumur-Ujungjaya. “Iya, saya juga ikut mendampingi masyarakat menghadap bupati dan langsung ke Pemprov beberapa waktu lalu untuk memastikan kapan dibangun,” katanya.

Sarju menyampaikan, Pemprov berjanji akan membangun ruas Jalan Sumur-Ujungjaya sepanjang 12 kilometer. “Informasinya sih anggarannya sudah tersedia sebesar Rp30 miliar dan akan dibangun tahun 2019 medatang. Jadi kalau mendengar informasinya, berarti tinggal menunggu waktu pelaksanaan saja. Mungkin nanti tahun depan,” katanya. (Herman/RBG)