KONI Banten Ajukan Dana Rp122 Miliar untuk PON

SERANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten mengajukan permohonan dana hibah Rp122 miliar untuk kebutuhan tahun 2020. Anggaran tersebut dibutuhkan oleh KONI Banten, antara lain, untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. 


Dana sebesar itu termasuk untuk pemberian bonus, dan persiapan latihan atlet dalam program unggulan yaitu Pelatda Jangka Panjang (PJP) PON yang direncanakan sudah bergulir hingga Januari 2020. 


Pengajuan nilai dana hibah mengemuka saat audiensi antara pengurus KONI Banten yang dipimpin langsung Ketua Umum (Ketum) KONI Banten Rumiah Kartoredjo dengan Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah. Audiensi berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Banten, Selasa (13/8). 


Kepada Asep, Rumiah memaparkan perjuangan atlet Banten menuju PON Papua 2020. Salah satunya wajib menembus peringkat tiga besar pada ajang Pra PON 2019. KONI Banten mengikuti 48 cabang olahraga yang di pertandingkan di PON Papua 2020. 


“KONI Banten menerapkan aturan ketat dimana yang dikirim ke Papua nanti merupakan atlet yang menempati peringkat 3 besar di Pra PON. Itu kami lakukan karena cost tinggi dan lokasi venue tersebar dan jarak yang jauh pada PON Papua nanti. Sehingga membutuhkan pendanaan yang tidak sedikit,” kata Rumiah.


Rumiah berharap Pemprov Banten menyetujui anggaran yang diajukan tersebut. Pada PON Papua 2020, KONI Banten mengusung target masuk sepuluh besar seperti yang diembankan oleh Pemprov Banten. 


Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah menyambut baik pemaparan Rumiah. Asep mengaku akan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan KONI Banten pada PON Papua 2020 nanti. Utamanya mengenai kebutuhan anggaran Rp122 miliar. 


“Kami dari badan anggaran, khususnya DPRD Provinsi Banten yang punya hak budget akan memperjuangkan kebutuhan KONI untuk ikut serta di PON Papua. Kalau tidak disepakati oleh eksekutif seperti yang diajukan Rp122 miliar atau minimal Rp100 miliar, ami menyarankan agar kontingen olahraga Banten tidak diberangkatkan,” tegas Asep. (Riko BS)