SERANG – Meski berbilang masih lama, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten sudah menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 pada 2020 mendatang dengan serius.

    Pada PON yang akan berlangsung di Papua tersebut, KONI Banten memasang target untuk meningkatkan prestasi dari PON 2016 yang di Jawa Barat. Saat itu Banten menempati urutan ranking ke-13. Melihat hasil yang diperoleh itu, KONI Banten optimistis dapat mengamankan target masuk sepuluh besar pada PON 2020 nanti.

    “Saya punya keyakinan. Atas doa dan dorongan semua pihak, atlet kita akan lebih baik dari PON Jabar. Paling tidak masuk sepuluh  besar,” ujar Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo.

    Kata Rumiah, keyakinan KONI Banten masuk sepuluh besar pada PON Papua bukan tanpa alasan. Sebanyak 21 atlet Banten masuk pelatnas Asian Games dan berhasil mempersembahkan enam medali untuk Indonesia.

    “Hampir semua atlet Banten di Asian Games masuk delapan besar, enam besar, dan ada yang masuk sepuluh besar. Semua atlet kita berprestasi. Mudah-mudahan event selanjutnya menorehkan prestasi terbaik untuk Indonesia dan Banten,” katanya.

    Ia mengatakan, sebelum menghadapi PON Papua, atlet Banten akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-5 di Kabupaten Tangerang pada November 2018. “Porprov Bantten akan dijadikan tolok ukur atlet dalam meningkatkan kapasitas bertanding guna meraih prestasi,” ucap Rumiah.

    Untuk mencapai prestasi tersebut, sambung Rumiah, KONI Banten tentunya mengharapkan dukungan semua pihak, terutama Pemprov Banten. Ia berharap atlet tidak mempunyai kendala saat berlatih. “Oleh karena itu, kami mengharapkan doa, mudah-mudahan atlet kita banyak yang lolos dan menorehkan medali dari capaian sebelumnya,” katanya. (rbs/ibm/ira)