Konsep RW 02 Panangkalan: Kampung Bambu

0
221 views

GUNUNGSARI – Kampung bambu, demikian warga RW 02, Kampung Panangkalan, Desa Kaduagung, Kecamatan Gunungsari, menyebut konsep penataan kampungnya. Alasannya, karena batang bambu menjadi bahan utama dekorasi lingkungan kampung ini.

”Sesuai kesepakatan warga, konsep penataannya seperti kampung bambu,” tegas Ketua RT 01 Rahmat kepada Radar Banten, Rabu (7/10).

Konsep itu tengah diterapkan. Bermacam persiapan Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 telah terlihat. Di kampung di pinggir Jalan Raya Gunungsari-Anyar ini, mayoritas hiasannya menggunakan bambu. Dari pemagaran, terowongan di jalan paving block, hingga taman bunga yang dikelilingi dengan batang bambu.

Ketua RT 01 Rahmat menjelaskan, konsep kampung bambu juga berkaitan dengan tanaman tersebut. Sejak dulu, Panangkalan dikenal dengan sebutan kampung bambu. Soalnya, banyak pohon bambu di kebun milik warganya.

Konsep penataan kampung ini, jelas Rahmat, mulai diwujudkan sejak dua pekan lalu. Warga bahu-membahu, siang dan malam hari, mengerjakannya. Ada yang mengambil batang bambu dari kebun, mengecat dan memasang pagar, serta menanam bunga dan membuat spot foto di taman.

”Kita upayakan penataannya menyeluruh, dari depan jalan raya sampai ke belakang kampung,” ungkap Rahmat.

Perwakilan pemuda RW 04 Wili Purnomo menambahkan bahwa pembuatan kebun mini atau apotek hidup dengan tanaman obat telah direncanakan pada pekan ini. Pemuda memanfaatkan lahan kosong di kampungnya.

Pemuda RW 04, lanjut Wili, juga bakal mengecat pos ronda dan melengkapi alat keamanannya. ”Kegiatan rondanya juga aktif kok,” ujarnya.

Wili mengaku, warga dan pemuda sangat antusias pada LKBA. Ia pun optimistis bisa meraih nominasi juara lantaran kekompakan dan partisipasi pemuda sangat besar. ”Yakinlah bisa juara satu,” pungkasnya. (mg06/don)