SERANG – Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Serang Uba Agus Mauludin mengatakan, di awal tahun ini pihaknya mencatat semua kejadian kebakaran akibat dari arus pendek listrik.

“Dari empat kebakaran yang terjadi, semuanya terjadi akibat konsleting listrik. Ini diakibatkan oleh ketidak hati-hatian masyarakat dalam mengatur instalasi listrik,” ungkap Uba kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2015)

Dikatakan Uba, pihaknya mencatat terdapat empat kasus kebakaran. Dua kasus di kompleks perumahan dan sisanya di permukiman penduduk biasa. Sebanyak tiga kasus terjadi di Kecamatan Cipocokjaya, dan satu di Taktakan. “Kalau ditotal secara keseluruhan kerugian yang alami oleh para pemilik, mencapai sekitar Rp1,01 milyar,” jelas Uba.

Uba berharap masyarakat untuk berhati-hati ketika membangun instalasi listrik di rumahnya. “Seperti penggunaan kabel listrik yang mampu menampung daya sesuai kebutuhan, ya harus hati-hati intinya,” jelasnya. (Fauzan Dardiri)