Konsumsi Ikan Masyarakat Pandeglang Masih Rendah

Ilustrasi/NET

PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita mengakui tingkat konsumsi ikan masyarakat Pandeglang saat ini masih rendah. Berdasarkan hasil penelitian, kata dia, masyarakat Pandeglang hanya bisa mengkonsumsi ikan sebanyak 28 kilogram per kapita per orang.

Menurut Irna, jumlah ideal masyarakat yang mengkonsumsi ikan dalam waktu satu tahun, sebanyak 41 kilogram ikan per kapita per orang. “Idealnya menurut penelitian, kita harus makan ikan 57 gram per hari atau 41 kilogram per tahun per orang. Sementara di Pandeglang baru 28 kilogram per kapita per orang dalam satu tahun,” katanya di acara Gemar Makan Ikan di halaman Kantor Kecamatan Koroncong, Selasa (10/9).

Hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mohamad Amri, Kepala Dinas Perikanan Wowon Dirman, Sekretaris Dinas Perikanan Winarno, dan Camat Koroncong Tita Yunengsih. Irna menerangkan, banyak manfaat yang bisa didapat masyarakat dengan banyak mengkonsumsi ikan, di antaranya membantu tumbuh kembang anak dan mencegah penyebaran penyakit tidak menular seperti jantung, kanker, kolesterol, darah tinggi, dan lainnya.

“Di dalam ikan, banyak manfaat yang bisa membantu tumbuh kembang anak, serta membuat metabolisme tubuh semakin kuat dan sehat. Makanya, kita harus gemar mengkonsumsi ikan setiap hari, agar tubuh kita sehat dan kuat dari serangan penyakit,” katanya.

Irna mengatakan, mengkonsumsi ikan juga sangat dianjurkan kepada anak-anak usia produktif, karena bisa meningkatkan daya ingat dan menjaga kekebalan tubuh. “Kami menyiapkan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus. Tetapi sekarang banyak anak yang tidak suka dan kurang mengkonsumsi ikan, padahal kandungannya bagus. Pandeglang harus menjadi daerah yang maju dengan generasi yang unggul, karena SDM yang unggul Kabupaten Pandeglang bisa menjadi daerah yang maju,” katanya.

Irna menyarankan kepada masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan karena bagus bagi kesehatan, khususnya anak-anak. “Wajib menu olahannya dari ikan agar ada penambahan gizi dan vitamin sehingga bisa melahirkan generasi yang cerdas dan generasi unggul. Apabila ada yang tidak menyiapkan ikan, mogok makan saja, setuju Ibu-ibu? Kita ingin agar generasi muda bisa menerapkan hal itu,” katanya.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Winarno berjanji akan terus berusaha meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Caranya, kata dia, dengan mengolah ikan menjadi bahan makanan yang bagus dan mudah didapat masyarakat.

“Kita ingin lebih meningkatkan, karena masih di bawah target provinsi yaitu 30 kilogram per kapita per orang. Ikan itu harus diolah agar masyarakat juga tidak bosan, karena kalau hanya ikan saja tanpa diolah, tentunya sulit,” katanya. (dib/zis)