Kontrakan Tanpa Jamban Disegel

TANGERANG – Sebuah kontrakan 20 pintu terpaksa disegel tim gabungan dari Pemkot Tangerang, Selasa (10/12). Gara-garanya, kontrakan tersebut tidak memiliki fasilitas septic tank alias jamban bagi para penghuni kontrakan yang mencapai 21 kepala keluarga (KK).

Penyegelan dilakukan oleh petugas Satpol PP, Dinas Kesehatan, Puskesmas Pasar Baru dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Rumah kontrakan itu berada di di RT02/RW 01 Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci.

Diketahui, limbah sisa mandi cuci kakus (MCK) dari kamar mandi langsung dibuang ke got yang berada di belakang bangunan kontrakan. Petugas meminta agar pemilik kontrakan secepatnya membuat septic tank.

Camat Karawaci Tihar Sopian membenarkan tim gabungan melakukan penyegelan sampai pemilik kontrakan membuat septic tank untuk para penghuni kontrakan. “Sesuai standar hidup sehat, seharusnya sebuah rumah wajib dilengkapi septic tank,” katanya kepada Radar Banten melalui pres rilisnya, Selasa, (10/12)

Kata Tihar, saat ini Pemkot Tangerang melalui Kecamatan Karawaci bersama pemilik kontrakan telah melakukan penandatanganan surat perjanjian pembangunan septic tank bagi penghuni kontrakan.

“Saat ini sedang dilakukan penggalian untuk septic tank. Lokasinya tepat di depan kontrakan. Saya akan terus mengawasi dan memastikan akan selesai dalam waktu sepekan,” ungkap Mantan Kabid Pertamanan Disbudpar Kota Tangerang itu.

Selain itu, Pemkot juga akan mengirimkan dua unit toilet portable yang bisa dipergunakan penghuni kontrakan selama proses pembangunan septic tank berlangsung. “Kami sudah berkordinasi dengan dinas Perkim, nanti akan dikirimkan ke sini sebagai pengganti WC sementara selama pembuatan septic tank,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik usaha kontrakan Winata mengakui kesalahannya. Dia memohon maaf kepada warga sekitar atas tidak tersedianya fasilitas septic tank bagi penghuni kontrakan. “Saya mohon maaf pada warga sekitar dan pemerintah. Saya berjanji akan menyelesaikan secepat mungkin,” urainya. (one/asp)