Anggota Kopassus Serang saat gotong royong.

SERANG – Bantu warga korban banjir dan longsor tanah, anggota Grup I Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Serang, membuka posko dan gotong royong membersihkan material sisa bencana di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.

“Rangkaian giat kami setelah terjadinya bencana adalah bekerja sama gotong royong untuk membantu membersihkan sampah maupun lumpur pascabencana. Untuk saat ini, situasi berangsur kering, aset jalan sedikit demi sedikit mulai bisa dilewati,” ungkap Komandan Kompi Siaga Bencana Grup I Kopassus Letda Muslimin melalui rilis yang diterima Radar Banten Online, Jumat (29/7).

Muslimin mengatakan, bila penanganan pasca bencana konsen pada pembenahan infrastruktur jalan yang terendam lumpur sehingga memutus akses antara desa satu dengan desa lainnya.

“Sampai dengan saat ini masyarakat Mancak yang rumahnya terkena dampak longsor dan banjir, mulai saat ini kembali ditempati mulai pulang ke rumah masiang-masing untuk membersikan sisa-sisa longsoran,” sambung Muslimin.

Muslimin menjelaskan, TNI, BPBD Kabupaten Serang bersama masyarakat stanby di lokasi bencana untuk melakukan pembenahan pasca bencana dan antsipasi bencana susulan.

“Posko di lokasi bencana yang dibuka bersama BPDB masih tetap dibuka hingga situasi normal kembali. Termasuk posko pengungsi di SD Bulakan yang menampung 600 jiwa. Sumbangan sembako barang, obat obatan dan pakaian dan lain-lain masih berdatangan dari donatur,” katanya.

Muslimin mengatakan, beberapa perkampungan di wilayah Kecamatan Mancak yang terjadi banjir dan longsor di antaranya, Cikedung, Kampung Kalomberan, Jumpari, Babakan, Baru, Pasir Menteng, Pasir Picung, dan Jaruka. Sementara, untuk wilayah Anyar yakni Mekarsari, Tanjungmanis, Sindangmandi, Cikoneng, Kosambi Royok, Bandulu, Sindangkarya, Bunihara, Tambangayam, dan Grogolindah. (Fauzan Dardiri)