Korban Banjir Secara Spontan Desak Plt Walikota Cilegon Turun ke Lokasi Banjir

CILEGON – Warga lingkungan Pintu Air, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon menggelar aksi spontanitas mendesak Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi turun ke lokasi banjir di Jalan Samang Raya – Anyer untuk meninjau warganya yang menjadi korban banjir.

Arus lalu lintas di Jalan Raya Samang Raya-Anyer ini sudah tidak dapat dilewati oleh kendaraan karena terendam banjir. Jalan yang menghubungkan  Cilegon-Anyer ini terputus total karena kedalaman air sudah cukup tinggi.

Antrean kendaraan tepat dari depan pusat oleh-oleh Cigading mengular hingga Simpang Tiga Kota Cilegon atau sepanjang lebih dari 4 kilometer. Warga harus berputar dan melintas di Jalan Lingkar Selatan.

M Ibrohim Aswadi, tokoh masyarakat Ciwandan, beserta para pemuda dari warga sekitar menutup jalan yang telah tergenang air itu dengan ban truk bekas. Ia mengaku geram karena Pemkot Cilegon tidak memperhatikan warganya yang sudah lama menjadi korban banjir apabila hujan deras turun.

“Ini aksi spontanitas kita. Sebelum Plt Wali Kota Cilegon datang untuk menemui warganya, ban-ban ini tidak akan kita buka meskipun banjir telah surut,” ujarnya, Sabtu (10/2).

Dalam waktu dekat ia mengaku akan menulis surat secara resmi untuk Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi untuk membahas secara serius mencari solusi banjir yang kerap melanda.

“Hari Senin suratnya akan saya kirim, agar duduk bersama di masjid lingkungan Pintu Air. Kalau tidak mau datang, saya bersama warga korban banjir lainnya akan demo besar-besaran,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)