Korban Jiwa dan Luka Longsor di Lebak Masih Satu Keluarga

0
519 views

SERANG – Dua korban jiwa tanah longsor di Kampung Cikatomas 2, Desa Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, yaitu Muhtar (50) dan Rika (15), dan dua korban luka berat yaitu Mimin (45) dan Ali (28) rupanya satu keluarga. Ali adalah anak pertama sedangkan Rika anak kedua dari Muhtar dan Mimin.

Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, saat ini, Ali yang mengalami patah tulang di bagian paha sedang dirawat di Puskesmas sekitar, sedangkan Mimin yang mengalami luka parah akibat tertimbun longsoran dirujuk ke RSUD Pelabuhan Ratu.

“Karena kondisi daerah ini perbatasan dengan Pelabuhan Ratu, jadi korban dirujuk ke sana, alhamdulillah sekarang berangsur membaik,” ujar Kaprawi melalui sambungan telepon seluler,  Selasa (6/12).

Saat ini BPBD dibantu warga sedang melakukan evakuasi material longsor yang menerjang dua rumah warga tersebut.

Longsor tersebut sendiri terjadi kemarin sore, Senin (5/12) sekira pukul 15.15 WIB. Menurut Kaprawi, longsor terjadi diperkirakan karena daerah tersebut diguyur hujan selama beberapa hari terakhir. “Kondisi daerah di sini kan perbukitan, jadi tanahnya tidak stabil dan tidak kuat menahan debit air yang besar,” papar Kaprawi.

Selain menelan korban jiwa dan luka, akibat longsor tersebut dua rumah hancur, satu mobil Avanza, satu mobil toring, tiga unit roda dua tertimbun material tanah longsor.

Menurut Kaprawi, 80 persen warga di Kecamatan Cilograng tinggal di daerah perbukitan.  Meski terjadinya longsor di Kampung Cikatomas, warga enggan untuk mengungsi. “Semuanya tetap ingin bertahan di kampung,” paparnya.

Kaprawi pun mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap segala hal kemungkinan yang terjadi, mengingat cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi hingga 8 Desember 2016 mendatang. (Bayu)