Korban Laka Kereta Api di Unyur akan Dimakamkan di Bogor

0
891 views

SERANG – Ben Muslim (33) dan Krisna Ganda Arfiana (33), yang merupakan korban meninggal akibat tersambar kereta api di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Sabtu (21/1) pagi, akan dimakamkan di tempat asal orangtua korban yaitu di Bogor, Jawa Barat. Ben Muslim yang merupakan PNS di BPK Provinsi Banten dan Krisna yang merupakan ibu rumah tangga, saat ini masih diurus di RSUD Drajat Prawiranegara Serang.

Dewi, salah seorang tetangga dekat mengaku, tak menduga dengan peristiwa tersebut. Setelah mendengar kejadian tersebut, Dewi dan tetangga lainnya langsung memberitahu ke pihak keluarganya di Bogor. Sebab korban tak mempunyai keluarga dekat di lingkungan Graha Asri Blok FF 3 Lingkungan Sayabulu, Kelurahan Dalung, Kecamatan Serang.

“Setelah mendengar kejadian, saya kumpulkan para tetangga dan majelis (taklim) untuk mendobrak pintu rumah Pak Ben, karena rumahnya sepi, gak ada sanak saudara yang tinggal di sini. Beruntungnya ada HP yang tertinggal di rumah ini, kemudian saya hubungi keluarganya melalui HP korban, dan rencananya keluarganya mau datang ke sini. Kemudian jenazah akan langsung dimakamkan di Bogor usai disalatkan habis Asar di Masjid Baitul Hidayah di lingkungan Graha Asri,” ujarnya saat ditemui di kediaman rumah korban.

Dewi menceritakan, bahwa Ben dan Krisna merupakan orang yang supel bergaul. Terutama istrinya yang sering berkomunikasi dengan para tetangga di lingkungan Graha Asri. “Sementara ini anaknya yang selamat masih dalam perawatan di RSUD karena mungkin luka dalam atau gimana, saat ini masih menunggu kepastian dari rumah sakit. Cuma kabar dari rumah sakit, anak yang selamat ini sempat muntah-muntah. Rencana kami dan teman majelis juga akan ikut mengantar jenazah ke Bogor,” katanya.

Sementara itu pantauan di lokasi, puluhan tetangga korban bergantian melayat ke rumah kediaman Ben dan Krisna. Selain tetangga, teman kantor dan juga puluhan teman dari anaknya yang bersekolah di SMP IT Al Izzah juga ikut memadati rumah kediaman korban.

Dari raut muka mereka tampak sedih dan terharu dengan kejadian tersebut. Para pelayat mengaku terharu dengan peristiwa tersebut. Pasalnya mereka meninggal dunia dalam usia yang masih muda dan meninggalkan dua anaknya yang masih kecil. (Ade F)