Korban Ledakan Gas Elpiji di Taman Graha Asri Meninggal Dunia

0
1.783 views

SERANG – Korban luka akibat ledakan yang diduga bersumber dari sebuah tabung gas elpiji, Jumat (7/7) lalu, di rumah Blok DD1 Nomor 1 Taman Graha Asri 2, Ciracas, Kota Serang, meninggal dunia pada pukul 09.10 WIB, Rabu (12/7), korban atas nama Renny Rubiarti (47) di RSCM Jakarta.

Muhamad Akbar Sobirin (37), tetangga korban mengatakan bahwa jenazah akan disalatkan usai Ashar nanti di masjid dekat komplek perumahan dan dikebumikan di pemakaman PCI Cilegon.

Pantauan Radar Banten Online di rumah duka sejumlah pelayat terus berdatangan seperti keluarga dekat, kerabat, tetangga dan teman.

Akbar menceritakan awal peristiwa ledakan terjadi, Jumat (7/7) menjelang subuh, Aidun Dudung Herdianto (50) sang suami sebelum menunaikan salat Subuh meminta sang istri memasak sarapan berupa sayur sop.

Ketika hendak menyalakan kompor tiba-tiba terjadi ledakan, kemudian lanjut Akbar, ledakan pun tak terhindarkan lagi, Renny Rubiarti mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya sekira 60 persen. “Istrinya itu langsung ke kamar mandi membasuh sekujur tubuhnya yang mengalami luka bakar itu,” tuturnya, Kamis (12/7).

Akhirnya dilarikan ke RSUD Serang, namun terang dia, ternyata harus dirujuk ke RSCM Jakarta pada Sabtu (8/7) malam, setelah dirawat intensif beberapa hari, nyawa korban tak terselamatkan.

“Ledakan itu belum diketahui pasti, antara ledakan yang kemungkinan timbul dari gas atau dari kulkas, karena yang terbakar itu kulkas kemudian langsung meledak menghancurkan genteng rumah di atas,” jelasnya.

Ketika keluarga korban dikonfirmasi, keluarga belum bisa memberi keterangan secara pasti mengingat masih situasi berkabung.

Kapolsek Serang Kompol Irwanda baru mengetahui kejadian ini dari masyarakat yang sudah ramai, karena pemilik rumah tidak melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Kemudian, kata dia, langsung mengerahkan personel ke tempat ledakan.

“Ledakan ini dipicu faktor kelalaian saja yang tidak mengetahui gas mengalami kebocoran. Kalau tahu cara menanganinya pasti tidak akan terjadi,” jelasnya, Rabu (12/7).

Ia mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati sekaligus memahami cara penggunaan gas, mengantisipasi kebocoran gas dan sebagainya agar jangan sampai hal serupa terulang kembali. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).