Korban Perahu Eretan Ditemukan 21 Kilometer dari TKP

0
1563

SERANG – Tim pencarian sudah menemukan jasad Endang Kurnia, korban kecelakaan perahu eretan di aliran Sungai Ciujung, Kecamatan Cikeusal. Jasad Endang ditemukan mengambang di Kecamatan Lebakwangi.

Sebelumnya, Endang merupakan korban kecelakaan perahu eretan di aliran Sungai Ciujung, Kecamatan Cikeusal pada Sabtu (27/2). Endang saat itu sedang menaiki perahu eretan bersama empat temannya menuju Kecamatan Bandung.

Kemudian, sepuluh meter menuju darat, perahu eretan yang ditunggangi Endang diterjang arus air Sungai Ciujung karena pintu Bendung Pamarayan yang baru saja dibuka. Endang yang merupakan penarik eretan ini lalu berusaha menyelamatkan perahu supaya tidak terjungkal. Namun, Endang tercebur ke dasar sungai.

Tim pencarian sudah melakukan upaya pencarian selama enam hari terhitung saat kejadian tersebut. Jasad Endang pun ditemukan di Kampung Astana, Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi. “Korban sudah ditemukan pada hari keenam pencarian,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana Kusuma, Kamis (4/3).

Nana mengatakan, sebelum menemukan jasad Endang pihaknya menyusuri aliran Sungai Ciujung dari tempat kejadian perkara. Kemarin, sekira pukul 08.30 WIB, tim pencarian mendapatkan informasi dari warga bahwa korban sudah ditemukan di Desa Purwadadi, Kecamatan Lebakwangi.

Dikatakan Nana, jarak antara tempat kejadian ke lokasi penemuan korban sekitar 21 kilometer. Pihaknya langsung melakukan evakuasi. “Pukul 09.30 WIB langsung bergerak melakukan evakuasi dan langsung diserahkan kepada keluarga korban,” ujarnya.(Abdul Rozak)