Ketua Umum Ikatan Alumni SMPN 58 Jakarta Ayu B Nurdin saat menyalurkan bantuan kepada para korban bencana tsunami.

LABUAN – Memasuki minggu ketiga pascatsunami Selat Sunda, bantuan masih terus mengalir kepada para korban bencana tsunami Selat Sunda. Salah satunya dari Ikatan Alumni (Iluni) SMPN 58 Setiabudi Jakarta Selatan. Komunitas tersebut antusias memberikan bantuan kepada korban di daerah pantai Carita dan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

“Saya dan kawan-kawan alumni SMPN 58 Setiabudi Jakarta sangat terpanggil untuk ikut meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tsunami Selat Sunda,” kata Ketua Umum Ikatan Alumni SMPN 58 Jakarta Ayu B Nurdin yang memimpin langsung penyaluran bantuan kepada para korban bencana tsunami.

Bantuan yang diberikan Iluni SMPN 58 Jakarta selain berupa paket sembako, air mineral, selimut, handuk, kain sarung, pakaian layak pakai, makanan untuk bayi, dan popok, juga pengobatan gratis untuk 500 warga yang terdampak bencana tsunami.

“Secara medis, para korban perlu recovery. Karena itu, kami juga membawa tim medis,” kata Ayu yang berwajah cantik dan berprofesi notaris itu.

Kehadiran Ayu dan rombongan disambut antusiasme para korban bencana. Ada tiga titik pengungsian korban tsunami yang dikunjungi para pengurus Iluni SMPN 58 Jakarta, yakni posko pengungsian SMAN 15 Pandeglang di Teluk, Labuan. Bantuan diterima oleh Kepala SMAN 15 Pandeglang Uyoh Durotunnasihah.

Titik kedua bantuan diberikan di posko Kampung Kalumpang yang diterima secara simbolis oleh Ade, mantan kades. Di posko itu juga dilakukan pengobatan gratis. Selanjutnya, bantuan diberikan ke posko Cigondang yang diterima oleh Lili.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan simpati kawan-kawan dari SMPN 58 Jakarta. Bantuan ini sangat berarti bagi para korban bencana, apalagi kawan-kawan juga membawa tim medis dan memberikan pengobatan secara cuma-cuma,’’ kata Ade.

Para korban bencana umumnya menderita penyakit gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). “Maklum, mereka habis diterjang tsunami, disusul dengan bencana banjir akibat luapan air sungai,” tambahnya.

Para pengurus Iluni SMPN 58 periode 2019-2022 yang ikut terjun langsung itu memberikan bantuan kepada para korban tsunami. Turut mendampingi Ketua Umum Iluni Ayu antara lain Sekjen Iluni SMPN 58 Budi K, Ketua Bidang Koordinator Agus Indra, anggota Ody S, Ketua Bidang Humas dan IT Anung, Ketua Bidang Sosial Juniartib beserta anggotanya Sofyan, Ucok, Yulis, Choky, Titi, Dian, Treswati, Sugiarti, dan tim medis dokter Suci serta apoteker Angel dan Dewi.

Menurut Ayu, semua bantuan yang disampaikan kepada para korban bencana tsunami dikumpulkan secara swadaya dari anggota dan bekerja sama dengan beberapa pihak dengan membuka dua posko peduli Tsunami Banten dan Lampung di bilangan Pejaten dan Setiabudi, Jakarta.

Ayu berharap, para korban strunami tetap tabah dan senantiasa diberikan kekuatan oleh Allah Swt dalam menghadapi cobaan. “Kami sangat berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk memberikan sedikit bantuan yang telah dihimpun dari teman-teman Ikatan Alumni SMPN 58 di Jakarta. Semoga berguna dan bermanfaat untuk kebutuhan saat ini,’’ katanya. (aas/ira)