Korsel Meriahkan Festival Budaya Seni

LEBAK – Pemkab Lebak melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak sukses menggelar festival budaya seni dan tradisi yang digelar di Alun-Alun Rangkasbitung, Jumat (6/12) malam. Tujuan digelarnya festival budaya seni dan tradisi itu untuk mengenalkan budaya dan kearifan lokal sekaligus mengenalkan Kabupaten Lebak secara luas.

Selain diikuti tujuh provinsi, festival ini juga diikuti satu peserta dari mancanegara yakni Korea Selatan. Ketujuh provinsi tersebut adalah Provinsi Aceh, Riau, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan, Papua dan Provinsi Banten. Para peserta menampilkan seni tari dan budaya dari daerah masing-masing.

Bupati Iti Octavia Jayabaya mengatakan, festival ini merupakan jembatan kebudayaan untuk saling mengenal seni dan budaya masing-masing daerah. Kata dia, kegiatan ini merupakan momen penting bagi Lebak yang sedang merintis dan membangun arah baru menjadikan pariwisata sebagai visi Lebak Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Nasional Berbasis Potensi Lokal. “Tentunya, ini adalah saat yang tepat saling mengenal budaya satu sama lainnya. Kami ucapakan selamat datang kepada perwakilan tujuh provinsi dan Korea Selatan,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Iti menyebutkan, Lebak kaya akan keanekaragaman seni budaya serta destinasi wisata, seperti kebudayaan khas Lebak seren taun, seba baduy, kawalu dan lain sebagainya. Sedangkan untuk distinasi wisata, mulai dari wisata pantai, goa, curug, perkebunan, museum dan lain sebagainya.

“Kita ingin agar kearifan lokal warga masyarakat Lebak ini terus-menerus hidup dan kita majukan dengan cara kita sendiri. Kita tidak ingin menengok kepada yang lain-lain. Kearifan lokal masyarakat Lebak ini menjadi modal dalam proses pembangunan kita ke depan,” kata perempuan yang juga menjabat ketua DPD Demokrat Banten ini.

Sementara itu, Pimpinan Group Seni Budaya asal Korea Selatan Mister Chang mengapresiasi adanya komunikasi budaya melalui festival ini. Ia mengaku senang dan berharap kegiatan ini terus digalakan sampai tingkat pertukaran kebudayan antar negara.

“Saya lihat acara ini akan juga berkembang, kalau bisa saling bertukar (seni budaya) dengan Korea Selatan dan negara-negara lainnya,” ujar Chang.

Dalam festival ini, hadir Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lebak Dede Jaelani, Kepala Dindikbud Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi dan sejumlah penggiat seni dan budaya. (nce/zis)