SERANG – Ruang server backup Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Serang hangus terbakar api. Kebakaran disebabkan korsleting listrik dari AC atau pendingin ruangan, sekira pukul 19.30 WIB, Jumat (23/2). Kerugian diperkirakan mencapai Rp 4 juta.

Sekretaris BPPD Kabupaten Serang Haryadi membenarkan peristiwa kebakaran malam tadi. Titik api berada di ruang server, ruangan Bidang Perencanaan dan Pengembangan, gedung belakang BPPD Kabupaten Serang.

“Dokumen alhamdulillah, tidak ada yang terbakar. Karena emang ruangan kosong, tempat backup server yang belum difungsikan. Sama ada musala kecil di dalamnya. Itu akibat korsleting listrik dari AC,” terangnya saat dihubungi Radar Banten Online, Sabtu (24/2).

Paparannya, di ruangan tersebut terlihat kepulan asap, kemudian setelah diselidiki tim Damkar Kabupaten Serang ternyata berasal dari AC yang terbakar. “Ada dua AC di situ. Yang terbakar itu satu AC terlihat noda hitam, udah enggak kelihatan lagi mereknya apa,” ungkapnya.

AC yang terbakar, kata dia, masih cukup baru. Tetapi, ia menduga ada instalasi listrik yang kurang bagus. Pasalnya, di ruangan yang terbakar telah dilakukan perehaban berikut pembaharuan instalasi.

“Memang kami juga belum tahu server kami yang untuk backup data ini belum terpasang. Kondisinya belum tahu, mau dilihat dengan orang teknisinya. Mudah-mudahan tidak ada masalah. Data-data pajak tidak ada yang hilang, karena ada di server inti di gedung depan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Nana Kusuma membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di BPPD Kabupaten Serang. BPBD meluncurkan tiga unit mobil water pump kapasitas 5000 Liter dan dua unit mobil water supply kapasitas 5000 liter. Beserta anggota pemadam kebakaran dan satu unit mobil water pump kapasitas 3000 liter.

“Pada pukul 19.50 WIB, api berhasil dikuasai oleh tim Pemadam kebakaran. Pukul 19.59 WIB api sudah padam dan mengevakuasi barang,” tadasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)

BAGIKAN