Korsleting, Rumah Semi Permanen di Taktakan Hangus

Warga membantu membereskan sisa-sisa kebakaran yang menimpa rumah semi permanen milik warga Lingkungan Legok Assalam, RT 002 RW 011, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (12/7).

SERANG – Rumah semi permanen milik Masniah, warga Lingkungan Legok Assalam, RT 002 RW 011, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, hangus terbakar. Api diduga muncul pertama kali akibat korsleting listrik yang berasal dari bagian depan rumah tersebut.

Informasi yang diperoleh, insiden kebakaran itu terjadi sekira pukul 10.10 WIB. Percikan api pertama kali muncul dari bagian atas rumah semi permanen tersebut. Lantaran terdiri dari material yang mudah terbakar, kobaran api seketika membuat rumah milik Masniah rata dengan tanah.

Insiden tersebut pertama kali diketahui oleh Nadroh, pemilik rumah yang berdempetan dengan tempat tinggal milik Masniah. Lantaran kaget melihat kobaran api menjalar ke bagian dapur rumahnya, Nadroh segera keluar dan meminta tolong kepada tetangga di sekitarnya.

“Tadi kan kondisinya lagi sepi di sini, ibu baru beres masak. Pas mau ditinggalin ke depan, ibu lihat ada api merambat di atas dapur. Ya sudah ibu langsung keluar teriak minta tolong,” kata Nadroh saat ditemui Radar Banten di lokasi kejadian, Kamis (12/7).

Api yang membesar kemudian ikut merambat ke bagian dapur dan dua kamar tidur di rumah milik Nadroh. Setelah meminta tolong ke tetangga sekitar, perempuan paruh baya itu langsung pasrah saat masuk kembali ke dalam rumah. Kobaran api seketika membesar dan membakar bagian dapur dan dua kamar tidur di rumah tersebut.

Akibatnya, api yang seketika membesar ikut membakar sejumlah barang yang ditaruh di dapur dan dua kamar tidur itu. Uang jutaan rupiah beserta perhiasaan emas milik Nadroh tidak sempat terselamatkan karena kobaran api sudah membesar.

“Saya tadinya mau nyelametin uang sama emas di lemari. Lemarinya ada di kamar sama di dapur. Tapi, sama warga dicegah, disuruh jangan masuk. Takut ketimpa kayu,” ujarnya.

Selain menghanguskan rumah Masniah dan membakar rumah Nadroh, kobaran api juga merambat ke kontrakan milik Nurhadi. Tiga kamar di kontrakan tersebut terkena percikan api sehingga membakar dinding bagian depan kontrakan tersebut

Sementara itu, kobaran api baru bisa dipadamkan setengah jam kemudian setelah dua unit mobil Damkar Kota Serang tiba di lokasi. Dibantu oleh warga, petugas damkar langsung berupaya menjinakan api agar tidak merambat ke bangunan lainnya.

“Yang penting enggak ada korban ibu mah. Soalnya, tadi di belakang itu ada anak yang punya rumah lagi tidur. Untung dia bisa langsung keluar sebelum apinya membesar,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pemuda Lingkungan Legok Assalam, RT 002 RW 011, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Acep Saepudin, memastikan penyebab kebakaran tersebut bermula dari korsleting listrik.

“Tadi dari petugas damkarnya sudah memastikan ini akibat korsleting. Kerugiannya juga katanya masih dihitung. Untuk meringankan korban yang kebakaran, kami coba inisiatif iuran. Mudah-mudahan bisa membantu,” kata Acep. (Rifat A/RBG)