Kota Cilegon Tinggi Curanmor, Bukan Rawan Motor Bodong

0
622 views
Kapolres Cilegon AKPB Raden Romdhon Natakusuma.

CILEGON – Angka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Cilegon terbilang tinggi. Namun demikian, Polres Cilegon menyangkal jika di wilayah hukumnya menjadi salah satu daerah rawan motor tanpa kelengkapan surat-surat alias bodong ataupun menjadi tempat penampungan motor curian.

Saat ditemui Radar Banten Online di halaman Mapolres Cilegon, Kapolres Cilegon AKPB Raden Romdhon Natakusuma mengaku telah rutin menggelar penertiban dan pemeriksaan kendaraan bermotor guna meminimalisir beredarnya kendaraan bodong.

“Motor bodong jelas melanggar undang-undang, baik penadah ataupun hanya membantu kejahatan. Curanmor memang kejahatan yang dinilai cukup tinggi di wilayah hukum Polres Cilegon dibandingkan kejahatan lainnya, tapi tidak benar kalau Cilegon rawan motor bodong,” ujar Romdhon, Jumat (3/3).

Dijelaskannya, razia kendaraan bermotor yang dilakukan oleh jajaran Polres Cilegon bukan hanya bertumpu pada titik kota. Namun juga digelar di setiap Polsek.

“Razia hampir setiap hari dilakukan. Supaya masyarakat tahu agar taat aturan dan hukum. Angka curanmor sudah bisa kita turunkan, tapi juga kita meminta agar warga dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri untuk mengamankan dirinya dari tindak pidana, korban kejahatan, dan korban kecelakaan,” tuturnya. (Riko)