Kota Serang Kekurangan Ruang Kelas SD-SMP

0
1.072 views
Siswa sedang belajar di kelas. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

SERANG – Sebagai daerah yang memiliki slogan kota pendidikan, Kota Serang justru masih kekurangan ruang kelas untuk tingkat SD dan SMP negeri. Berdasarkan data yang dimiliki Komisi II yang didapat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, SD negeri masih kekurangan 1.067 ruang kelas. Sedangkan SMP negeri kekurangan 101 ruang kelas.

Hal itu diungkap anggota Komisi II DPRD Kota Serang Tb Ridwan Akhmad. “Untuk itu, kami mendorong Dindikbud untuk membangun ruang kelas baru tahun depan,” ujar Ridwan, Selasa (4/7).

Ridwan menguraikan, kekurangan ruang kelas itu diketahui dengan melihat jumlah siswa yang ada saat ini yakni SD negeri ada 77 ribu siswa dan SMP negeri ada 21.697 siswa. Apabila mengikuti Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 yang mengharuskan satu rombongan belajar terdiri dari 28 siswa, maka Kota Serang masih kekurangan ruang kelas.

“Kami melihat masih banyak sekolah, baik itu di tingkat SD maupun SMP, yang satu rombongan belajarnya tidak mengikuti aturan,” tandas politikus PKS ini. Bahkan, fakta di beberapa sekolah, misalnya saja di SDN Cilampang yang satu kelasnya ada yang terdiri dari 58 siswa.

Dengan banyaknya siswa dalam satu kelas, ia yakin konsentrasi siswa juga akan turun karena harus belajar sambil berjubel. Lantaran kapasitas peserta didiknya overload.

Untuk itu, berdasarkan rapat kerja dengan Dindikbud yang membahas rapat kerja kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA PPAS) APBD tahun 2018, Komisi II bersama Dindikbud membahas program-program prioritas pembangunan di bidang pendidikan. Tahun depan, dengan kemampuan keuangan daerah yang ada, Pemkot Serang baru mampu menganggarkan pembangunan 75 ruang kelas.

Kepala Dindikbud Kota Serang Akhmad Zubaidilillah mengakui Kota Serang masih kekurangan ruang kelas. “SD negeri masih kekurangan 1.067 ruang kelas. Sedangkan SMP negeri kekurangan 101 ruang kelas,” ujar Zubaidillah.

Kata dia, dengan kemampuan keuangan Kota Serang yang terbatas, Pemkot akan membangun ruang kelas baru untuk menutupi kekurangan secara bertahap. Namun, apabila memungkinkan, pihaknya akan menerapkan jumlah siswa dalam setiap rombongan belajar sesuai dengan ketentuan. (Rostinah/RBG)