Kota Tangerang Jadi Pilot Project Kota Ekonomi Syariah

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (empat dari kanan) mengikuti rapat pembahasan Kota Tangerang sebagai pilot project Kota Ekonomi Syariah di ruang rapat walikota, Selasa (10/9)

TANGERANG – Kota Tangerang bakal dijadikan pilot project Kota Ekonomi Syariah oleh Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Untuk menunjang hal itu, KNKS bahkan telah menetapkan langkah dan strategi utama masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024.

Untuk mengkongkretkan itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Walikota Tangerang Sachrudin mengumpulkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Tangerang untuk membahas hal tersebut dalam rapat kewilayahan, Selasa (10/9).

Arief mengatakan, terpilihnya Kota Tangerang dikarenakan sejalan dengan program KNKS yang mendorong kesejahteraan dengan dana sosial-keagamaan antara lain zakat. “Dalam program KNKS ini, melibatkan semua elemen termasuk Baznas, LAZ, penggerak ekonomi syariah, dan Kota Tangerang sudah melalukan itu,” katanya kepada awak media, di Ruang Rapat Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (10/9).

Arief mengungkapkan, Kota Tangerang dinilai berhasil dalam pengelolaan dana zakat lewat berbagai program yang mendukung perkembangan ekonomi syariah. “Penerapan Kota Ekonomi Syariah di Kota Tangerang dilakukan agar bisa meringankan beban masyarakat, meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walikota Tangerang dua periode ini.

Lebih lanjut, Arief menuturkan penetapan Kota Ekonomi Syariah ini juga bagian dari langkah terobosan dan percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di dalam negeri salah satunya lewat Gerakan Indonesia Ramah Zakat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNKS Ventje Rahardjo Soedigno menegaskan Kota Tangerang telah menyediakan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin bersedekah. Kata dia, Kota Tangerang disebut ramah zakat apabila ada yang ingin membayar kewajibannya tidak pusing lagi karena sudah dekat dan mudah.

“Seperti kita tahu, di Kota Tangerang sedang berjalan UPZ di tiap masjid dan musala. Di sisi lain, penerima zakat sudah tidak perlu lagi menyodorkan tangannya. Karena uang yang sudah menjadi haknya, otomatis mereka terima,” jelasnya.

Ventje menambahkan, dengan komitmen yang dimiliki Kota Tangerang, target untuk menjadi Kota Ekonomi Syariah akan berhasil dan nantinya akan dikembangkan bagi daerah lain di Indonesia. “Melihat apa yang sudah dilakukan Pemkot Tangerang, Saya yakin kurang dari satu tahun Insya Allah berhasil,” ujarnya. (one/asp)