Komandan Korem 064/MY Kolonel Czi Ito Hediarto, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo, dan Bupati Pandeglang Irna Narulita berbicang-bincang disela menyaksikan pertandingan Kejuaraan Taekwondo Banten Open 2017 di Graha Pancasila, Pandeglang, Sabtu (22/4) siang.

PANDEGLANG – Tim taekwondo Kota Tangerang sukses keluar sebagai juara umum single event Banten Open Taekwondo Championship 2017. Juara umum disandang Kota Tangerang usai menggondol 16 keping medali, yakni 10 emas, empat perak, dan dua perunggu pada pertandingan yang dilangsungkan di Graha Pancasila, Pandeglang, Sabtu-Minggu (22-23/4).

Menyusul di peringkat kedua adalah tim taekwondo Cilegon Baja Club (CBC) dengan meraih 19 keping medali, yaitu tujuh emas, enam perak dan enam perunggu. Di posisi ketiga ditempati tim taekwondo DTC Cibinong dengan perolehan 15 keping medali, yakni enam emas, tiga perak, dan enam perunggu.

Tidak hanya sukses meraih gelar juara umum, taekwondoin Kota Tangerang, Stanislaus Suarlembit juga sukses menjadi atlet terbaik putra. Sedangkan atlet terbaik putri diraih taekwondoin SKO Ragunan, Nanda Fernandia.

Menyikapi hasil Banten Open Taekwondo Championship 2017, Ketua Pengprov TI Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengapresiasi prestasi yang diraih atlet Banten yang terbukti mampu bersaing dengan 743 atlet dari lima provinsi yang ambil bagian.

“Lagi-lagi kita bicara pembinaan. Mustahil prestasi dapat diraih kalau tanpa pembinaan yang benar dan berkesinambungan. Atlet Banten yang meraih prestasi di event ini telah melalui proses panjang dalam pembinaan. Kita apresiasi itu dan mereka adalah aset berharga taekwondoin Banten,” kata Engkos, Minggu (23/4).

Sementara itu, Ketua KONI Banten, Rumiah Kartoredjo menyatakan, atlet taekwondo Banten yang tampil di Banten Open Taekwondo Championship 2017 didominasi atlet junior dan remaja. Ia berpesan kepada Pengprov TI Banten untuk melakukan pembinaan berjenjang dengan potensi yang telah dimiliki.

“Saya lihat kualitas taekwondoin Banten tidak kalah dari pesaingnya. Kalau dibina lebih intensif, saya optimistis cabor taekwondo Banten bisa bicara banyak di PON XX Papua 2020,” ucapnya. (Andre Adisas Putra)