Kota Tangerang Masuk Gelombang Tiga Penyebaran

0
441 views

KOTA TANGERANG – Zona merah di Kota Tangerang diakui sebagai gelombang ketiga penyebaran virus corona yang saat ini masih menyelimuti.  Hal tersebut diungkapkan Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Kamis (3/12).

Arief mengatakan, wilayahnya saat ini mengahadapi gelombang ketiga penularan Covid-19. Hal itu lantaran dampak kerumunan masyarakat dan pasca libur panjang kemarin.

“Ya asalnya dari mana-mana. Kalau saya lihat trend sama neh almoust the third wave atau gelombang ketiga, gelombang pertama Maret dan April. Terus naik di bulan September akibat kasus lebaran dan liburan, sekarang kasus liburan kemaren,” ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres (Radar Banten Group) di Puspemkot, Kamis (3/12).

Arief menambahkan, walaupun sempat kembali ke zona orange, penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan jika masyarakat Kota Tangerang bisa serius dalam penerapan protokol kesehatan. Karena, bisa jadi zona merah ini akan kembali lama karena menjelang akhir tahun.

 “Di bulan ini momen libur banyak, salah satunya adalah libur Natal dan tahun baru. Ditambah adanya cuti bersama, yang mana masyarakat biasanya memanfatkan libur tersebut dengan keluar kota,” paparnya.

Ia menjelaskan, hingga Kamis dari data Dinas Kesehatan angka terkonfirmasi Covid-19 tembus di angka 3.021 kasus atau bertambah 34 kasus. Kenaikan itu melonjak tinggi dibandingkan hari sebelumnya.

“Dari catatan, 374 kasus masih dalam perawatan. Namun, angka kesembuhan kini mencapai 2568 persen atau sudah mencapai 80 persen. Kalau angka kematian tembus di angka 79 kasus,” ungkapnya.

Untuk itu, Arief meminta masyarakat selalu mematuhi aturan protokol kesehatan, tidak memakai masker scuba, tingkatkan imun dengan olahraga dan minum vitamin serta jika ada gejala segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Pemerintah tidak melarang masyarakat beraktivitas. Tapi yang penting penyakit ini penyakit kerumunan, makanya hindari kerumunan lalu laksanakan protokol kesehatan,” tutupnya. (ran/air)