Ketua KONI Kota Tangerang Selatan Rita Juwita

SERANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan memastikan diri mengikuti 39 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten di Kabupaten Tangerang, November nanti.

Ketua KONI Kota Tangsel Rita Juwita mengungkapkan, hanya satu cabang olahraga yang tidak diikuti kontingennya yaitu cabor layar. Ia mengaku tidak mengikuti satu cabor tidak ada menjadi soal akan dampak perolehan nantinya. “Cabang olahraga layar di Tangerang Selatan tidak ada. Biar pun atletnya ada, tapi kan tidak bisa. Karena tidak ada induknya,” ujar Rita, saat melihat Persitangsel bertanding melawan Bantara SC di Stadion Kopassus beberapa waktu lalu.

Rita optimistis pada Porprov tahun ini akan maju pesat dibandingkan perolehan saat Porprov 2014 lalu. Sebelumnya, Kota Tangsel menempati posisi kelima pada pesta olahraga terbesar itu. “Kalau target, yang namanya mimpi, ya juara umum,” tutur Rita.

Ia mengklaim di setiap cabor yang diturunkan November nanti secara keseluruhan merupakan unggulan Kota Tangsel. Tangsel saat ini telah menjelma menjadi lebih baik. “Karena kemarin (Prprov 2014) persiapan kita masih kurang, karena masih baru. Tapi saat ini kita sudah meningkat,” katanya.

Meski tidak juara umum, sambung Rita, target realistisnya masuk ke tiga besar. Ia pun mengakui jika seluruh kota dan kabupaten lain tidak akan bemain-main untuk memperebutkan gelar juara. “Semua cabor kita unggulan, terutama kita akan sapu bersih di tenis lapangan,” ucapnya.

Sementara KONI Kota Serang absen di lima cabor yaitu anggar, balap sepeda, tenis lapangan, soffball, dan senam. Meski begitu, KONI Kota Serang memasang target mempertahankan gelar juara umum. “Kenapa tidak kami kirim, karena cabang-cabang tersebut tidak memiliki atlet andalan yang bisa mendulang medali emas,” kata Ketua KONI Kota Serang Deni Arisandi.

Diakui Deni, atlet yang dikirim ke Kabupaten Tangerang nanti, hanya atlet pilihan proyeksi medali emas. “Ini semua demi mewujudkan impian kita mempertahankan mahkota juara porprov yang diraih pada 2014 lalu. Jadi, kami benar-benar selektif menentukan atlet,” katanya. (rbs/aas/ags)