KPAI: Hentikan Peredaran Video Anak SD Salah Sebut Ikan

0
3.902 views
Presiden Joko Widodo di acara peluncuran Kartu Indonesia Pintar di Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/1). Foto: Biro Pers Istana

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan peredaran video Ari Aditya, pelajar kelas III SD yang salah mengeja ikan tongkol saat menjawab pertanyaan Presiden Joko Widodo di acara peluncuran Kartu Indonesia Pintar di Kemayoran, Jakarta, Kamis (26/1).

Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh meminta peredaran video yang telah menjadi viral itu dihentikan.

“Karena, hal itu masuk kategori bully pada anak,” kata Asrorun, Kamis (26/1), seperti dilansir JPNN.com.

Asrorun menyatakan, KPAI sudah berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara berkaitan dengan video tersebut.

“KPAI sudah berkoordinasi dengan Menkominfo untuk menghentikan peredaran konten ini dengan cara take down,” ucap Asrorun.

Menurut Asrorun, penyebaran video itu ke publik bisa berdampak pada si anak.

Dia mengimbau masyarakat agar memiliki sensitivitas terhadap perlindungan anak.

“Dengan peredaran video tersebut, si anak pasti akan tertekan secara psikis. Belum lagi akan jadi bahan olok-olok temannya. Ini harus dicegah,” ungkap Asrorun.

Ari diminta Jokowi menyebutkan empat jenis ikan. Ari menyebutkan lele, paus, dan teri. Tapi, dia terselip lidah, ketika menyebut ikan tongkol.

Jokowi memperbaiki pengucapan Ari. Setelah itu, Ari mendapatkan sepeda karena bisa menjawab pertanyaan Jokowi. (gil/jpnn)