Wartawan menunggu hasil pemeriksaan anggota Badan Anggaran di depan ruang GSG DPRD Banten.

SERANG – Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi kantor DPRD Provinsi Banten. Kali ini penyidik KPK melakukan pemeriksaan secara maraton kepada puluhan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Banten.

Pantauan di lokasi, penyidik menjadikan ruang Gedung Serba Guna (GSG) DPRD Banten untuk menjadi ruang pemeriksaan darurat sejumlah anggota Dewan. Wartawan yang berada di lokasi tidak dapat melihat aktivitas pemeriksaan tersebut.

Saat ini sekitar sepuluh orang yang sedang menjalani pemeriksaan secara tertulis, antara lain, Fitron Nur Ikhsan, Adde Rosi Khoerunnisa, Eli Mulyadi, Budi Prajogo, Abdul Ghani, Suparman, dan Faisal, Zaini. “Melengkapi berkas saja, tapi tadi pertanyaannya tertulis, saya disuruh mengisi. Pertanyaannya nyaris sama dengan yang ditanyakan di KPK dulu,” ujar Fitron kepada wartawan.

Pemeriksaan sendiri dimulai pada pukul 11.00 WIB siang ini dan masih berlangsung hingga saat ini. Saat ini penyidik KPK sedang beristirahat untuk makan siang. Tidak ada anggota Dewan di dalam GSG.

Informasi yang berhasil dihimpun, pemeriksaan kali ini masih berkaitan dengan upaya melengkapi berkas kasus suap pendirian Bank Banten untuk tersangka Wakil Ketua DPRD Banten SM Hartono dan Ketua Banggar FL Tri Satriya Sentosa. (Wahyudin)