Ranta Soeharta

SERANG – Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwandha saat menerangkan penerapan program quick wins, Rabu (8/6), menyinggung kegiatan rapat dinas yang sering dilakukan di luar kantor.

“Oh iya, salah satu dari rencana quick wins kita ada point yang mengenai kebijakan rapat luar kantor, kantor, perjalanan dinas, workshop, sosialisasi dan kajian, dan lainnya. Kita sudah cek anggarannya ini cukup banyak. Rapatnya di luar terus. Sepertinya di Pemprov Banten nggak ada tempat lagi. Ya, begitu perilakunya. Senin rapat, pulang Rabu siang. Kamis rapat lagi , pulang Minggu. Ya jadi dalam seminggu cuma dua kali kerja ya,” ungkapnya.

Masalah ini, menurutnya, di Provinsi Banten sedang menjadi isu yang hangat-hangatnya. “Nanti besok saya ajak Sekda ke tetangga sebelah,” kata Asep.

Menanggapi hal itu, Sekda Banten Ranta Soeharta menegaskan, berbagai acara kegiatan dinas di luar dinas akan dikurangi. “Tahun ini kan masih berjalan, masih banyak kebutuhan yang akan kita renacanakan. Seperti rapat di hotel akan kita kurangi, juga kunjungan ke luar daerah kecuali sesuai tupoksinya, seperti BKPMPT kunjungan ke luar negeri harus ikut,” ungkapnya.

Hal lainnya, seluruh SKPD di lingkungan Pemprov tidak boleh lagi menerima pegawai honorer. “Tidak ada lagi honor-honor. Semua honorer akan kita pangkas. Kalau tidak betul-betul mendesak, tidak usah ada honor-honor. Perjalanan dinas yang tidak jelas juga akan kita pangkas,” tegasnya.

Ia mencontohkan, PNS di Sekretariat DPRD 100 orang, anggota Dewannya 85, dan TKS-nya kurang lebih 500 sampai 600 orang. (Wirda)