KPU: Ati Positif Covid-19

0
2.135 views
Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati

Ati: Hasil Swab RSKM dan Siloam Negatif

CILEGON – Wakil Walikota Cilegon sekaligus Bakal Calon Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati dinyatakan positif Covid-19. Ia diketahui positif setelah menjalani tes swab di RSUD Kota Cilegon pada Senin (7/9) lalu.

Tes swab merupakan salah satu rangkaian dari prosedur tes kesehatan dalam rangka pencalonan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.

Ketua KPU Cilegon Irfan Alfi membenarkan jika kandidat yang diusung oleh Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai NasDem, dan Partai PKB itu positif Covid-19. Pernyataan itu disampaikan Irfan di kantor KPU Kota Cilegon pada Selasa (8/9) malam sekira pukul 23.00 WIB.

“Ini kami sampaikan sebagai penjelasan bahwa terkait langkah-langkah selanjutnya bapaslon yang bersangkutan atas nama bu Ati diharapkan melakukan isolasi mandiri,” ujar Irfan.

Kata Irfan, isolasi mandiri dilakukan oleh Ati hingga politisi Partai Golkar itu dinyatakan telah negatif Covid-19 oleh tim medis.

Kaitan kondisi itu dengan pencalonan Ati di Pilkada Kota Cilegon, menurut Irfan, status positif Covid-19 tak berimplikasi kepada pencalonan.

Kata Irfan, kasus positif Covid-19 yang terjadi pada tahapan proses pilkada tak hanya di Kota Cilegon,  tapi juga terjadi di daerah lain. “Tapi di seluruh Indonesia hampir 37 kasus,” ujarnya.

HASIL SWAB BERBEDA

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Ati Sokhidin, Isro Miraj mengatakan, di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) dan Rumah Sakit Siloam hasil tes swab untuk Ati negatif.

“Hasil ini kita bawa malam ini (tadi malam-red) juga ke kantor KPU, karena ini membangun opini negatif,” ujar Isro melalui sambungan telepon seluler pukul 23.51 WIB.

Sebelumnya Isro menjelaskan, jika informasi itu tidak akan memengaruhi pencalonan Ati bersama Sokhidin di Pilkada Kota Cilegon.

Sementara itu, Bakal Calon Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati yang dihubungi menegaskan jika ia negatif Covid-19 mengacu pada hasil tes di RSKM dan Rumah Sakit Siloam.

Ati sendiri mengaku kaget saat mendapatkan informasi jika ia positif Covid-19 pada Senin (7/9) malam dari KPU. Untuk meyakinkan informasi itu, Ati berinisiatif untuk melakukan tes mandiri di RSKM dan Siloam pada Selasa (8/9) pagi.

“Alhamdulillah ibu sehat-sehat saja, ibu juga sempat kaget, makanya ibu mencoba tes ulang, karena tes awal negatif sehingga pendaftaran lancar, tapi tiba-tiba ko ada info seperti itu, makanya ibu tes ulang di RSKM dan Siloam,” papar Ati.

Kata Ati informasi tentang ia yang positif Covid-19 merugikan karena membangun stigma negatif di tengah-tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan pilkada ini bersih, adanya keadilan, terutama untuk ibu,” ujarnya. (bam/air)