KPU Lebak Mulai Distribusikan Alat Peraga Kampanye

Anggota KPU Kabupaten Lebak menggelar rapat teknis pemasangan APK di kantor KPU Kabupaten Lebak, Rabu (11/4).

RANGKASBITUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak sudah mendistribusikan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil bupati Lebak 2018 kepada panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Oleh karena itu, para anggota PPK diminta untuk segera memasang APK itu di lokasi yang telah ditetapkan.

Ketua KPU Kabupaten Lebak Ahmad Saparudin mengatakan, APK calon bupati dan wakil bupati Lebak sudah selesai dicetak. KPU pun langsung mendistribusikan APK kepada masing-masing anggota PPK di 28 kecamatan.

Ia meminta, pemasangan APK tidak boleh asal-asalan karena telah dikeluarkan anggaran pemasangan APK sebesar Rp800 ribu per PPK. “Jangan asal-asalan dalam memasang APK, harus sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan KPU Lebak,” kata Ahmad Saparudin kepada wartawan, kemarin.

Setelah dilakukan pemasangan, KPU Lebak akan membuat berita acara penyerahan APK kepada tim pemenangan pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi (IDE). Pemasangan APK paling lambat sudah selesai dilaksanakan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa pada Senin (16/4) pekan depan. Selanjutnya, berita acara penyerahan APK dapat direalisasikan. “Kita harus pastikan APK pasangan calon bupati dan wakil bupati bertahan sampai 23 Juni 2018. Karenanya, tim pemasangan APK enggak boleh asal. Jangan sampai setelah di pasang keesokan harinya sudah rusak atau roboh,” paparnya.

Anggota KPU Kabupaten Lebak Cedin R Nurdin mengatakan, tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati dapat memperbanyak jumlah APK sebanyak 150 persen dari jumlah APK yang dipasang KPU Lebak.

Namun, pemasangan APK tidak boleh melanggar aturan dan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan PPK maupun panitia pengawas kecamatan (panwascam). “Pemasangan APK tidak boleh dilakukan di tempat ibadah, lembaga pendidikan, dan kantor pemerintahan. Lokasinya sudah ditetapkan dan disepakati bersama pengawas pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, APK pasangan calon bupati dan wakil bupati Lebak dipasang sebagai media sosialisasi dan informasi kepada masyarakat Lebak. APK harus dirawat agar tidak cepat rusak. Oleh karenanya, tim pemenangan harus ikut menjaga APK tersebut. Jika rusak atau hilang, tim pemenangan pasangan IDE bisa menggantinya dengan yang baru.

“Jumlah baliho yang dicetak KPU Lebak sebanyak lima buah, umbul-umbul 20 buah per kecamatan, dan jumlah spanduk sebanyak dua buah per desa,” terangnya.

Agus R Wisas, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Iti-Ade, menyatakan bahwa tidak akan menandatangani berita acara penyerahan APK jika belum dipasang anggota PPK di 28 kecamatan. Jika APK pasangan Iti-Ade sudah terpasang semuanya, berita acara baru akan ditandatangani. “Nanti saya minta PPK menyampaikan bukti bahwa APK telah terpasang di 28 kecamatan. Silakan kirim gambar APK terpasang melalui WhatsApp,” ungkapnya. (Mastur/RBG)