KPU Minta Rp2 Miliar ke Pemkot Serang

0
1.086 views
Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran foto bersama dengan pimpinan DPRD Kota Serang usai menggelar audiensi dan silaturrahmi di DPRD Kota Serang, Senin (24/8).

Pendidikan dan Pemutakhiran DPT Berkelanjutan

SERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang mengusulkan anggaran sebesar Rp2 miliar pada RAPBD Kota Serang 2021. Alokasi tersebut diperuntukkan untuk Pendidikan politik dan pemutakhiran daftar pemilih tetap (DPT) berkelanjutan.

Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran mengatakan, KPU terus berupaya menyiapkan dua hal utama sebagai penyelenggara pertama terkait dengan pemutakhiran DPT berkelanjutan dan mendorong pendidikan politik. “Memang di situasi Covid-19 ini kami mengusulkan anggaran yang cukup besar yaitu Rp2 miliar lebih, tapi kita juga memahami anggaran itu sangat terbatas,” kata Ade usai menggelar audiensi dan silaturahmi di DPRD Kota Serang, Senin (24/8).

Ade mengatakan, saat ini KPU terus melakukan kegiatan pemutakhiran DPT berkelanjutan di Kota Serang dan pendidikan politik. Namun, kegiatan itu tanpa adanya dukungan anggaran yang maksimal. “Meski tidak ada anggaran kita jalan terus dan itu wajib dilakukan, karena kita ingin memelihara data pemilih dan juga ingin DPT berkualitas, sehingga pas hari H, data pemilih ini sudah selesai dan tidak menimbulkan gejolak,” katanya.

Ade mengatakan, pemutakhiran DPT harus diiringi kepatuhan masyarakat dengan melaporkan tiap perubahan administrasi kependudukan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) atau KPU yang menjadi dasar pemutakhiran DPT. “Nah laporan masyarakat inilah sangat penting, sehingga DPT berkelanjutan ini tetap terjaga dan update terus,” katanya.

Mantan Ketua Komisi Informasi Banten itu mengatakan, untuk pelaksanaan pendidikan politik, KPU berencana menampilkan pembicara yang kompeten, baik dari unsur politisi, akademisi maupun dari unsur pemerintahan, supaya masyarakat paham akan pentingnya berpartisipasi dan menciptakan Pemilu atau Pilkada yang berkualitas. “Kita berharap tahun 2021 Pemkot Serang menyokong KPU Serang terkait anggaran pendidikan politik ataupun sosialisasi,” katanya.

Usulan itu didukung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Serang Hasan Basri. Dia mengaku dua persoalan tersebut kerap muncul pada Pemilu dan Pilkada. “Ini kan bagus, biasanya menjelang pemilihan ribut masalah DPT karena tidak ada updatenya, kalau ini kan tiap bulan ada update,” katanya.

Kata dia, dewan mendorong Pemkot Serang dan KPU Kota Serang dari sisi anggaran, karena dari penyampaian KPU, selama ini mereka melaksanakan kegiatan tanpa adanya anggaran yang memadai. “Pemkot harus bantu anggarannya lah, mereka sudah berjalan. Sementara ini katanya masih pakai anggaran masing-masing saja,” katanya. (fdr/nda)