KPU Pandeglang Diminta Cermati Daftar Pemilih Tambahan

KPU
Ilustrasi/Inet

PANDEGLANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang merekomendasikan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang untuk melakukan pencermatan ulang terhadap Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Hal ini dilakukan karena Panwaslu menemukan adanya DPTb di beberapa TPS yang melebihi kuota 2,5 persen dari surat suara yang disiapkan oleh KPU.

Ketua Panwaslu Pandeglang Nana Subana mengatakan, pihaknya menemukan 66 TPS di 16 kecamatan yang DPTb-nya melebihi kuota.

“Bahkan di salah satu TPS di Kecamatan Pandeglang, kami menemukan selisih DPT dengan DPTb yang mencapai 63 persen,” ungkap Nana melalui sambungan telpon seluler, Jumat (6/11/2015).

Nana mengatakan, dengan ditemukannya DPTb yang berlebih tersebut KPU harus melakukan pencermatan ulang hingga batas waktu tanggal 9 November.

“Karena sesuai peraturan PKPU, DPT harus ditetapkan 30 hari sebelum pencoblosan agar suara masyarakat yang memiliki hak pilih dapat terselamatkan,” kata Nana.

Lebih lanjut Nana mengatakan, bahwa pencermatan ulang telah diinstruksikan dalam Surat Edaran KPU Nomor 729 tentang Pencermatan Ulang DPT dan Surat Edaran Bawaslu Nomor 362 tentang Pengawasan Daftar Pemilih.

“Bila hal ini tidak segera dilakukan pencermatan ulang, maka akan berpengaruh terhadap jumlah surat suara yang sedang diproduksi oleh KPU,” jelasnya. (Fauzan Dardiri)