CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon sudah mengusulkan penambahan jumlah kursi untuk setiap daerah pemilihan (dapil). Dengan naiknya jumlah penduduk Kota Cilegon, jumlah kursi DPRD yang sebelumnya 35, pada 2019 nanti diharapkan bertambah menjadi 40 kursi.

Adapun jumlah kursi untuk masing-masing dapil berdasarkan usulan KPU Cilegon yaitu dapil Cibeber-Cilegon sembilan kursi, dapil Citangkil-Ciwandan 12 kursi, dapil Grogol-Pulomerak sembilan kursi, dan dapil Jombang-Purwakarta 10 kursi.

Namun, jumlah kursi untuk setiap dapil belum dilakukan uji publik dan belum disampaikan kepada pengurus partai politik (parpol). Oleh sebab itu, KPU akan menggelar uji publik terkait usulan kursi untuk setiap dapilnya. “Kami sudah usulkan penambahan jumlah kursi, cuma usulan tersebut harus diplenokan. Untuk diplenokan ini, harus dilakukan uji publik terlebih dulu,” kata Ketua KPU Cilegon Fathullah kepada Radar Banten, Minggu (11/2).

Menurut Fathullah, uji publik tersebut dinilai penting untuk melihat respons dari masyarakat pengurus parpol. “Mereka setuju atau tidak dengan usulan yang dibuat oleh KPU. Kalau setuju sih, ya alhamdulillah. Berarti tinggal diplenokan saja menjadi usulan KPU Cilegon untuk disampaikan kepada KPU Provinsi Banten,” katanya.

Bila nanti belum disetujui oleh parpol, kata Fathullah, pihaknya belum bisa menyimpulkan hasilnya akan seperti apa. “Acara uji publiknya kan besok (hari ini-red). Nanti kita lihat bagaimana responsnya ketika kita sampaikan usulan yang sudah kita susun,” ujar Fathullah.

Kata Fathullah, dilakukannya uji publik terkait jumlah usulan kursi untuk setiap dapil, agar parpol bisa mengetahui terlebih dulu ketentuan penambahan kursi tersebut. “Mudah-mudahan sih tidak ada yang berubah dari usulan yang kami buat. Supaya bisa lebih cepat disampaikan kepada KPU Provinsi Banten,” tutur Fathullah.

Ketua Divisi Pencalonan dan Hukum KPU Cilegon Habibi Haliburton menyatakan, setelah nanti selesai uji publik, usulan penambahan kursi akan diserahkan ke KPU Provinsi Banten untuk diteruskan ke KPU RI. “Tahapan selanjutnya adalah tinggal menunggu penetapan jumlah parpol peserta pemilu 2019. Kalau melihat jadwal, KPU RI akan mengumumkan hasil penetapan parpol peserta pemilu tahun depan nanti pada 17 Februari,” kata Habibi.

Adapun setelah diumumkan penetapan jumlah parpol peserta pemilu, pada 18 Februari, KPU RI akan melakukan pengundian nomor urut parpol. “Setelah selesai dilakukan pengundian nomor urut parpol maka tidak lama lagi parpol tinggal melakukan persiapan untuk pendaftaran para calon anggota legilastif ke KPU di wilayahnya masing-masing,” tandas Habibi. (Umam/RBG)